Pengembangan Model Problem-Based Learning- Kearifan Lokal (PBL-KL) Rumah Panggung untuk Peningkatan Literasi Bencana Banjir dan Keterampilan Berpikir Kritis IPA.

Yulianingsih, Elsa and Istiyono, Edi (2025) Pengembangan Model Problem-Based Learning- Kearifan Lokal (PBL-KL) Rumah Panggung untuk Peningkatan Literasi Bencana Banjir dan Keterampilan Berpikir Kritis IPA. S3 thesis, Sekolah Pascasarjana.

[img] Text
disertasi_elsa yulianingsih_21703261013.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan model pembelajaran Problem-Based Learning-Kearifan Lokal (PBL-KL) yang memiliki karakteristik dapat meningkatkan literasi bencana banjir dan keterampilan berpikir kritis IPA, (2) menghasilkan model pembelajaran PBL-KL yang layak, (3) menghasilkan model pembelajaran PBL-KL yang praktis, (4) menghasilkan model pembelajaran PBL- KL yang efektif untuk meningkatkan literasi bencana dan keterampilan berpikir kritis, dan (5) mendeksripsikan profil literasi bencana dan keterampilan berpikir kritis siswa setelah menggunakan model pembelajaran PBL-KL. Penelitian ini merupakan jenis research & development dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, disseminate). Uji coba terbatas melibatkan 23 siswa kelas VII dari satu SMP di Balikpapan, dan uji coba luas melibatkan 94 siswa dari tiga SMP di Balikpapan dan PPU pada tahun ajaran 2024/2025. Instrumen yang digunakan mencakup pedoman wawancara, analisis kebutuhan, lembar penilaian kelayakan model, angket kepraktisan dan keterlaksanaan model, serta tes literasi bencana dan berpikir kritis. Analisis karakteristik model dilakukan secara deskriptif kualitatif, sedangkan kelayakan dan kepraktisan dianalisis dengan kategorisasi. Keefektifan model diuji menggunakan MANOVA, dan profil siswa dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Temuan penelitian adalah sebagai berikut. (1) Model pembelajaran IPA PBL-KL memiliki karakteristik khusus yang mencerminkan sintesis antara teori konstruktivistik dan multikultural dengan konteks kearifan lokal rumah panggung. Sintaks model terdiri dari enam langkah: menyajikan masalah kebencanaan lokal, mengidentifikasi pengetahuan awal, membimbing penyelidikan dari persepektif lokal dan sains, merefleksi dan membuat konsensus, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan mengevaluasi hasil karya. Model memiliki dukungan perangkat pembelajaran yang lengkap. (2) Model yang dihasilkan layak untuk digunakan berdasarkan penilaian ahli, dengan kategori “sangat baik”. (3) Model yang dihasilkan praktis dan keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori “sangat baik”. (4) Model yang dihasilkan efektif secara signifikan mampu meningkatkan literasi bencana banjir dan keterampilan berpikir kritis siswa. (5) Profil kemampuan siswa setelah penerapan model menunjukkan bahwa mayoritas berada pada kategori “cukup tinggi” dan “tinggi” dalam literasi bencana banjir dan keterampilan berpikir kritis, yang menegaskan keberhasilan model dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: model pembelajaran, kearifan lokal, literasi bencana, keterampilan berpikir kritis, model PBL-KL.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Ilmu Pengetahuan Alam
Pendidikan > Media Pendidikan
Divisions: Sekolah Pascasarjana (SPS) > Ilmu Pendidikan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 29 Dec 2025 08:50
Last Modified: 29 Dec 2025 08:50
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/88847

Actions (login required)

View Item View Item