Sari, Kanthi Pamungkas and Dwiningrum, Siti Irene Astuti (2025) Model Satuan Pendidikan Aman Bencana Berbasis Konstruksi Social Responsibility untuk Penguatan Budaya Kesiapsiagaan dalam menghadapi Bahaya Alam. S3 thesis, Sekolah Pascasarjana.
|
Text
disertasi_kanthi pamungkas sari_19703261010.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan karakteristik model Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) berbasis konstruksi social responsibility untuk penguatan budaya kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya alam dan (2) menungkap kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan model SPAB yang dihasilkan. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan metode research and development model ADDIE yang dikembangkan oleh William Lee. Penelitian dilakukan di SMP Muhammadiyah Muntilan, Kabupaten Magelang dengan subjek kepala sekolah, guru, dan siswa. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta dengan menggunakan angket. Pengolahan data menggunakan pendekatan mixed method. Data kelayakan model diperoleh dari lembar penilaian para ahli. Data kepraktisan model diperoleh dari lembar penilaian para praktisi. Data keefektifan diperoleh dari angket kepala sekolah, guru dan siswa. Analisis data menggunakan uji validitas–reliabilitas dan independent sample t-test. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Model SPAB yang dihasilkan memiliki sintaks, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung, dampak instruksional, dan pengiring serta berfokus pada penguatan budaya kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya alam. (2) Model SPAB yang dihasilkan tersebut terbukti layak digunakan untuk penguatan budaya kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya alam, dengan hasil penilaian para ahli sebesar 0,82 > 0,65 pada taraf signifikansi 0,05. (3) Model tersebut terbukti praktis digunakan untuk penguatan budaya kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya alam, dengan hasil penilaian para praktisi sebesar 0,914 > 0,8 pada taraf signifikansi 0,05 (4) Model tersebut terbukti efektif digunakan untuk penguatan budaya kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya alam, terbukti dari hasil uji-t dengan menggunakan paired samples.Hasil statistik, menunjukan bahwa saat pretest mean sebesar 75,333 dan postest mean sebesar 123,142. Hasil uji sampel menunjukkan nilai 27,939 > 2,019, yang berarti ada perbedaan yang signifikan budaya kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya alam antara sebelum dan sesudah penggunaan model.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bahaya alam, budaya kesiasiagaan. social responsibility, SPAB |
| Subjects: | Ilmu Sosial > Geografi Pendidikan > Pendidikan (Umum) |
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana (SPS) > Ilmu Pendidikan |
| Depositing User: | Perpustakaan Pascasarjana |
| Date Deposited: | 24 Oct 2025 02:52 |
| Last Modified: | 24 Oct 2025 02:52 |
| URI: | http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/88252 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
