Model Unit Produksi SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta: Studi Kasus di SMKN 2 Pengasih Kulon Progo

Tawardjono, Us. (2012) Model Unit Produksi SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta: Studi Kasus di SMKN 2 Pengasih Kulon Progo. S3 thesis, UNY.

[img] Text
disertasi-tawardjono-us-04702261005.swf

Download (1MB)

Abstract

Pengangguran merupakan masalah serius yang perlu diatasi. SMK lembaga yang mempersiapkan tenaga kerja, menyelenggarakan unit produksi sekolah sebagai tempat siswa belajar dan berkarya. Namun pelaksanaannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pelaksanaan sistem manajemen unit produksi SMK bidang Otomotif di Daerah Istimewa Yogyakarta selama ini; (2) Mengetahui perkembangan unit produksi SMK bidang Otomotif di Daerah Istimewa Yogyakarta; (3) Menemukan model unit produksi SMK bidang Otomotif yang efektif dapat mewujudkan fungsi dan tujuan unit produksi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-eksploratif, mengambil seting SMK di DIY yang mempunyai unit produksi. Sampelnya SMK yang telah berhasil mengembangkan unit produksi menjadi Teaching Factory, yaitu SMKN 2 Pengasih Kulon Progo. Sumber data diperoleh dari pengelola unit produksi. Metode pengumpulan data melalui: observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri, didukung dengan: lembar observasi, pedoman wawancara, dan angket. Metode pengabsahan data menggunakan metode triangulasi dari sumber data yang ada. Teknik analisis data menggunakan model Spradley yang terdiri dari empat tahapan, yaitu: analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial dan analisis tema. Hasil penelitian: (1) 7 SMKN yang mempunyai prodi Otomotif dan menyelenggarakan Unit Produksi dengan baik hanya SMKN 2 Pengasih Kulon Progo, sehingga dijadikan sebagai objek penelitian karena keberhasilan pengelolaan Unit Produksi menjadi Teaching Factory; (2) Perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan unit produksi SMK bidang Otomotif di DIY belum dilaksanakan secara optimal; (3) Perkembangan unit produksi masih berjalan di tempat, (4) Mengembangkan model unit produksi SMK bidang Otomotif di DIY dengan pendekatan komprehensif, (5) Model unit produksi SMK bidang Otomotif yang ditawarkan: (a) membuat desain unit produksi sekolah; (b) merencanakan program, yang terdiri: membuat visi, misi, dan tujuan, menetapkan kegiatan, menetapkan hasil yang akan dicapai dan kegiatan pengawasan yang akan dilakukan; (c) melaksanakan program, yang terdiri: mempersiapkan sarana dan prasarana serta bahan dan peralatan, merekrut sumber daya manusia; membuat struktur organisasi; pendelegasian tugas dan wewenang; menentukan mata pelajaran prasyarat; mengatur jadwal waktu pelaksanaan; mengatur penempatan dan tugas siswa; melakukan promosi dan pemasaran; dan melakukan kerja sama dengan mitra dunia usaha dan dunia industri; (d) mengawasi program, yang terdiri atas: pengawasan pada saat dimulainya perencanaan, pengawasan saat kegiatan pelaksanaan program kerja berlangsung, dan pengawasan setelah akhir program; (e) menentukan mata pelajaran prasyarat, dan (f) menghargai personil yang terlibat.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: model, unit produksi, teaching factory
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Kejuruan
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 05 Dec 2012 07:19
Last Modified: 29 Jan 2019 03:20
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/8454

Actions (login required)

View Item View Item