KAJIAN SISTEM PENGOLAHAN LIMBAH DOMESTIK SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (SANIMAS) DI KELURAHAN SINDUREJAN KECAMATAN PURWOREJO KABUPATEN PURWOREJO

BAYU, KURNIAWAN (2012) KAJIAN SISTEM PENGOLAHAN LIMBAH DOMESTIK SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (SANIMAS) DI KELURAHAN SINDUREJAN KECAMATAN PURWOREJO KABUPATEN PURWOREJO. D3 thesis, UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA.

[img] Text
KAJIAN SISTEM PENGOLAHAN LIMBAH DOMESTIK SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (SANIMAS) DI KELURAHAN SIND-07510131028.doc

Download (17MB)
[img]
Preview
Text
KAJIAN SISTEM PENGOLAHAN LIMBAH DOMESTIK SANITASI BERBASIS MASYARAKAT _SANIMAS_ DI KELURAHAN SIN2-07510131028.pdf

Download (45MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air buangan limbah dari hasil pengolahan IPAL Komunal Sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) Agar dapat diketahui kualitas air buangan yang sesuai dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 112 Tahun 2003. Sanimas atau sanitasi berbasis masyarakat adalah suatu konsep penyelenggaraan sanitasi air limbah rumah tangga atau domestik yang dibuat berdasarkan berdasarkan kebutuhan masyarakat itu sendiri melalui perencanaan, pemilihan teknologi, pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan oleh masyarakat dengan pendampingan dari fasilitator. Untuk memperoleh data dan memenuhi tujuan dari penulisan proyek akhir ini, maka dilakukan observasi langsung di lokasi Sanimas RT 1 RW 2 Kelurahan Sindurjan dan pengujian laboratorium terhadap air buangan pengolahan limbah dometik Sanimas di Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta. Serta melakukan perhitungan efektifitas pengolahan limbah domestik Sanimas dari hasil pengujian di laboratorium. Dari hasil observasi di lapangan dan pengujian laboratorium dapat diketahui bahwa : (1) Sistem pengolahan limbah domestik model Sanimas pada RT 1 RW 2 Kelurahan Sindurejan menggunakan IPAL Komunal dan MCK plus. IPAL Komunal adalah sistem pengolahan limbah domestik yang menggabungkan sistem pembuangan air limbah pribadi menjadi satu dan terpusat beserta teknologi pengolahanya yaitu anaerobic baffled reactor (ABR) dan anaerobic filter. Sedangkan MCK plus adalah sistem MCK umum yang dilengkai dengan bio-digester yang menghasilkan biogas. (2) Dari hasil uji laboratorium dapat diketahui efisiensi pengolahan limbah domestik pada Sanimas antara lain sebagai berikut: kualitas air limbah sebelum mengalami pengolahan yaitu COD sebesar 151,01 mg/L, BOD sebesar 55,50 mg/L, TSS sebesar 72 mg/L, TDS sebesar 425 mg/L, nitrogen sebesar 190,78 mg/L, PO_4 sebesar 9,721mg/L, dan pH sebesar 6,5.Setelah mengalami pengolahan menjadi COD sebesar 27,10 mg/L, BOD sebesar 10,50 mg/L, TSS sebesar 16 mg/L, TDS sebesar 274 mg/L, nitrogen sebesar 161,7 mg/L, PO_4 sebesar 1,863. (3) Dari hasil perhitungan diketahui persentase penurunan COD sebesar 82,05 %, BOD sebesar 81,08 %, TSS sebesar 77,78 %, 〖PO〗_4 sebesar 80,83 %, TDS sebesar 32,52 %, Nitrogen sebesar 15,24 %. (4) Berdasarkan hasil uji laboratorium dan perhitungan maka pengolahan limbah domestik Sanimas telah memenuhi syarat standar baku mutu limbah domestik. Kata Kunci : Limbah domestik, IPAL Komunal, MCK plus, bio-digester, anaerobic baffled reactor, anaerobic filter

Item Type: Thesis (D3)
Uncontrolled Keywords: Limbah domestik, IPAL Komunal, MCK plus, bio-digester, anaerobic baffled reactor, anaerobic filter
Subjects: Perpustakaan
Teknik & Teknologi > Teknik Sipil dan Perencanaan
Divisions: Fakultas Teknik > Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan > D3 Teknik Sipil
Perpustakaan
Depositing User: Eprints
Date Deposited: 29 Nov 2012 02:02
Last Modified: 29 Jan 2019 02:02
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/8016

Actions (login required)

View Item View Item