HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN ETOS KERJA DENGAN BURNOUT PADA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI KABUPATEN BANTUL

Pandu Kusumanggoro, Kusumanggoro (2012) HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN ETOS KERJA DENGAN BURNOUT PADA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI KABUPATEN BANTUL. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (59MB) | Preview

Abstract

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN ETOS KERJA DENGAN BURNOUT PADA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI KABUPATEN BANTUL Oleh Pandu Kusumanggoro NIM 07104244027 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan etos kerja dengan burnout yang terjadi pada guru bimbingan dan konseling SMA di Kabupaten Bantul. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang dilakukan melalui survei. Populasi terdiri dari guru bimbingan dan konseling SMA di Kabupaten Bantul sebanyak 84 guru. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk skala. Skala yang digunakan adalah skala dukungan sosial, skala etos kerja dan skala burnout. Hasil dari uji coba instrumen dianalisis menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics 20 dengan membandingkan nilai corrected item-total correlation yang diperoleh dengan nilai r-kritis, yaitu 0, 308 (untuk N = 41 dan taraf signifikansi = 5%), sedangkan hasil uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach yakni dengan koefisien alpha sebesar 0,675 sehingga instrumen ini dapat dikatakan reliabel (tinggi dengan tingkat hubungannya kuat). Teknik analisis data yang digunakan adalah non parametrik dengan mengunakan uji Kendall’s Tau Rank Correlation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, terdapat hubungan negatif antara dukungan sosial dan burnout. Besarnya hubungan dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi yang diperoleh sebesar -0,461 dengan nilai signifikansi 0,000 maka terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara dukungan sosial dengan burnout. Kedua, terdapat hubungan negatif antara etos kerja dan burnout. Besarnya hubungan dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi yang diperoleh sebesar -0,645 dengan nilai signifikansi 0,000 maka terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara etos kerja dengan burnout. Ketiga, hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan sosial dan etos kerja secara bersama-sama memiliki hubungan yang negatif dan signifikan dengan burnout. Dukungan sosial dan etos kerja memberikan sumbangan efektif sebanyak 62,85% terhadap burnout. Hal ini berarti masih terdapat 37,15% faktor-faktor lain yang mempengaruhi burnout. Kata kunci: dukungan sosial, etos kerja, burnout

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Psikologi Pendidikan dan Bimbingan
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi Pendidikan dan Bimbingan
?? ppb ??
Depositing User: Admin Psikologi Pendidikan dan Bimbingan FIP
Date Deposited: 09 Nov 2012 00:21
Last Modified: 29 Jan 2019 17:03
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/7345

Actions (login required)

View Item View Item