Pengasuhan Anak dalam Keluarga Suku Sasak (Studi Etnografi Nilai-nilai Karakter pada Keluarga Suku Sasak di Desa Rembitan dan Sukarara, Kabupaten Lombok Tengah).

Ramdan, Ahmad Yasar and Suryono, Yoyon (2020) Pengasuhan Anak dalam Keluarga Suku Sasak (Studi Etnografi Nilai-nilai Karakter pada Keluarga Suku Sasak di Desa Rembitan dan Sukarara, Kabupaten Lombok Tengah). S2 thesis, Program Pascasarjana.

[img] Text
tesis-ahmad yasar ramdan-18704251001.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) sistem sosial dan aktivitas budaya ritual adat siklus kehidupan dalam keluarga suku Sasak; (2) konsep, urgensi dan fungsi karakter dalam ranah pendidikan informal menurut pandangan tokoh budayawan dan orangtua suku Sasak; (3) pengasuhan anak dalam keluarga suku Sasak; (4) proses pewarisan nilai-nilai karakter yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal suku Sasak. Pendekatan kualitatif jenis etnografi digunakan untuk memperoleh informasi tentang tujuan penelitian. Informan dalam penelitian ini melibatkan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan keluarga. Penentuan informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang telah ditetapkan peneliti. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Kebenaran atau keabsahan data dengan melakukan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data penelitian menggunakan analisis etnografis, melalui proses analisis domain, taksonomik, komponen, dan tema budaya. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) sistem sosial keluarga suku Sasak menggunakan sistem patrilineal, dan aktivitas budaya terdapat dalam adat kelahiran, merariq (perkawinan), dan pati (kematian), yang memiliki nilai-nilai kearifan lokal: nilai agama, lomboq (kejujuran), patuh (ketaatan), beriuq tinjal (gotong-royong), gudem dan sangkep (musyawarah dan saling menghormati), betulung (solidaritas), dan wanen (keberanian); (2) pemahaman tentang karakter menurut orang Sasak adalah sifat, karakteristik, dan bentuk kepribadian yang melekat dalam diri seseorang yang berfungsi sebagai kemudi, penyaring, penguatan, dan pengakuan; (3) pengasuhan yang diaplikasikan mulai dari bedede (menimang), bedêngah (mengasuh), dan memautang (adaptasi); dan (4) nilai-nilai karakter sebagai jati diri orang suku Sasak, yaitu: prinsip wirame atau wicare (bertutur sapa yang baik dan jujur); prinsip wirage (menghormati orang lain, toleransi, dan bertanggung jawab); prinsip wirase (keagamaan dan kepedulian); dan prinsip wibusane, (kberpakain yang baik dan sopan, dan tindih atau disiplin). Proses pewarisan nilai-nilai karakter kepada anak melalui pemberian pengetahuan (cerita, nasihat, role model, dan memperbaiki perilaku), melakukan pembiasaan (membimbing, mengarahkan, reward dan punishment yang konsisten), sehingga pada proses akhirnya adalah anak akan melakukan peniruan atau imitasi untuk membentuk kebiasaan baik terhadap perilaku anak.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: pengasuhan, nilai-nilai karakter, suku Sasak
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 03 Feb 2022 02:56
Last Modified: 03 Feb 2022 02:56
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/72092

Actions (login required)

View Item View Item