Pemberdayaan Usaha Kelompok Batik Tulis Melalui Paguyuban Di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.

Yusra, Halqi and Sugito, Sugito (2020) Pemberdayaan Usaha Kelompok Batik Tulis Melalui Paguyuban Di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. S2 thesis, Program Pascasarjana.

[img] Text
tesis-halqi yusra-16704251009.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan: 1) memperoleh gambaran pemberdayaan usaha kelompok batik di Paguyuban Batik Tulis Giriloyo. 2) dapat mengetahui faktor penghambat dalam pemberdayaan usaha kelompok batik di Paguyuban Batik Tulis Giriloyo. 3) dapat memaparkan solusi permasalahan yang dihadapi dalam pemberdayaan usaha kelompok batik di Paguyuban Batik Tulis Giriloyo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan bersifat penelitian deskriptif kualitatif tentang peran paguyuban batik tulis giriloyo dalam pengembangan usaha kelompok batik tulis di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Sumber data penelitian ini diperoleh dari informan atau narasumbernya terdiri dari 1 orang informan inti dan 5 informan pendukung. Informan inti adalah kunci dari informasi yang ingin digali dan selanjutnya akan diperjelas oleh 5 orang informan pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokomentasi. Uji keabsahan data dalam penelitian kualitatif meliputi uji, triangulasi, memeriksa anggota (member checking), mengaudit (external audit) Temuan penelitian ini meliputi: Pertama, terdapat 9 peran paguyuban yaitu (1) fasilitator; (2) koordinator; (3) relasi; (4) informasi; (5) pemasaran; (6) kontrol sosial; (7) mediator; (8) evaluator; (9) inovasi. Kedua, terdapat 6 faktor penghambat pengembangan usaha, uraiannya sebagai berikut: (1) faktor SDM (Sumber Daya Manusia); (2) faktor krisis regenerasi; (3) sarana; (4) pola pemberdayaan; (5) manajemen; (6) ketidak samaan visi;. Ketiga, solusi dari 6 jenis hambatan tersebut ialah pemantapan pada sektor manajemen. Jika sektor ini dapat dioptimalkan maka sektor lainnya, seperti promosi via online, regenerasi, dll akan dapat diatasi. Sebab manajemen adalah acuan dan landasan utama dalam pengembangan usaha. Kesimpulan dari peneliatan ini ialah terdapat 9 peran paguyuban dan 6 faktor penghambat dalam pengembangan usaha. Sedangkan untuk solusi dari permasalahan tersebut ialah pemantapan pada sektor manajemen. Saran, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji lebih dalam lagi mengenai peran paguyuban dalam menanggapi pergeseran budaya membatik yang cukup signifikan dewasa ini. Selain itu, kajian yang sama bisa juga diarahkan ke paguyuban batik lainnya guna mendapatkan titik perbedaan dan persamaan terkait peran, solusi, dan penghambat yang dihadapi.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: Peran paguyuban, pemberdayaan, batik tulis, faktor penghambat pengembangan usaha, manajemen.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 03 Feb 2022 02:24
Last Modified: 03 Feb 2022 02:24
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/72090

Actions (login required)

View Item View Item