Analisis Sapaan dalam Novel Beauty is A Wound Terjemahan Annie Tucker.

Sari, Aisya Novita and Zamzani, Zamzani (2020) Analisis Sapaan dalam Novel Beauty is A Wound Terjemahan Annie Tucker. S2 thesis, Program Pascasarjana.

[img]
Preview
Text
tesis-aisya novita sari-18706251007.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan: (1) bentuk sapaan terjemahan dalam novel Beauty is A Wound terjemahan Annie Tucker, (2) teknik penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan bentuk sapaan dalam novel, (3) ideologi penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan bentuk sapaan dalam novel Beauty is A Wound terjemahan Annie Tucker. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini terdiri dari dua novel yaitu novel Cantik itu Luka karya Eka Kurniawan sebagai BSu dan novel Beauty is A Wound terjemahan Annie Tucker sebagai novel terjemahan. Objek penelitian ini adalah bentuk sapaan, teknik penerjemahan, dan ideologi penerjemahan di dalam novel Beauty is A Wound. Pengumpulan data menggunakan metode simak dan teknik catat. Instrumen penelitian adalah human instrument dalam hal ini adalah peneliti sendiri dengan dibantu kartu data penelitian untuk proses pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat 131 data sebagai bentuk sapaan. Bentuk sapaan yang paling banyak muncul dalam novel dimulai dari nomina, kekerabatan, nama diri, gelar dan pangkat, kata pelaku, dan yang terakhir pronomina persona. Dari keseluruhan data, 41 data merupakan bentuk sapaan nomina/kata benda, 30 data merupakan bentuk sapaan kekerabatan, 21 data terindikasi bentuk sapaan nama diri, 19 data merupakan bentuk sapaan gelar dan pangkat, 18 data terindikasi kata pelaku, dan 2 data merupakan bentuk sapaan pronomina persona. (2) teknik yang paling banyak digunakan dalam menerjemahan bentuk sapaan yaitu teknik literal dengan jumlah sebanyak 97 data, teknik adaptasi 26 data, teknik peminjaman 3 data, teknik amplifikasi 3 data, teknik kalke dan reduksi masing-masing 1 data. (3) terdapat 100 bentuk sapaan yang terindikasi menggunakan ideologi penerjemahan foreignisasi dan 31 bentuk sapaan yang menggunakan ideologi domestikasi. Berdasarkan frekuensi yang muncul, maka dapat dikatakan bahwa penerjemah menerjemahkan bentuk sapaan menggunakan ideologi foreignisasi.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: sapaan, novel, teknik penerjemahan, ideologi penerjemahan
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa dan Sastra Indonesia
Divisions: Program Pascasarjana > Linguistik Terapan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 07 Apr 2021 07:47
Last Modified: 07 Apr 2021 07:47
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/70383

Actions (login required)

View Item View Item