Model Struktural Persistensi Belajar Mahasiswa Universitas Terbuka.

Isfarudi, Isfarudi and Mardapi, Djemari (2020) Model Struktural Persistensi Belajar Mahasiswa Universitas Terbuka. S3 thesis, Program Pascasarjana.

[img] Text
disertasi-isfarudi-11701261003.pdf
Restricted to Registered users only

Download (17MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan (1) model pengukuran persistensi belajar mahasiswa, (2) model pengukuran faktor-faktor yang menentukan persistensi belajar mahasiswa, (3) model struktural persistensi belajar mahasiswa, dan (4) menentukan pengaruh langsung dan tidak langsung setiap faktor terhadap persistensi belajar mahasiswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode ex-post facto. Subyek penelitian ini sebanyak 1876 mahasiswa UT seluruh Indonesia yang terpilih secara acak berstrata dengan alokasi secara proporsi. Periode pengumpulan data selama tiga semester, dari Januari 2015 sampai dengan Juni 2016. Data dikumpulkan dengan instrumen kuesioner cetak dan elektronik. Instrumen dikembangkan dengan tahapan yang dapat dipertanggungjawabkan dengan melibatkan sembilan pakar dan praktisi dalam bidang pengukuran, bahasa, pendidikan, dan praktisi pendidikan jarak jauh. Data diolah dengan analisis faktor multilevel dan analisis model persamaan struktural (SEM) menggunakan paket program IBM SPSS Statistics v25 dan IBM SPSS AMOS v24. Penelitian ini menghasilkan empat temuan. Pertama, model pengukuran persistensi belajar mahasiswa dibentuk dari tiga dimensi, yaitu dimensi komitmen pada tujuan (lima butir), dimensi integrasi akademik (dua butir), dan dimensi integrasi sosial (tiga butir). Model pengukuran ini cocok (fit) terhadap data empiris dan nilai statistik ujinya adalah CMIN=59,240, df=28, p=0.001, CMINdf=2,116, GFI=0,992, AGFI=0,985, TLI=0,939, dan RMSEA=0,024. Kedua, ada empat faktor utama yang menentukan persistensi belajar mahasiswa, yaitu faktor internal mahasiswa (dengan dimensi karakteristik mahasiswa, dan motivasi belajar), lingkungan eksternal mahasiswa (dengan dimensi lingkungan keluarga, tempat tinggal, dan tempat kerja), layanan akademik (dengan dimensi layanan bahan ajar, bantuan belajar, dan ujian), dan layanan administrasi (dengan dimensi layanan profesionalitas staf, informasi dan komunikasi, dan biaya). Model pengukuran setiap faktor utama beserta dimensi dan butirnya ini menunjukkan hasil yang cocok (fit) dengan data empiris. Ketiga, dengan sedikit modifikasi, pengujian kecocokan terhadap model struktural konstruk persistensi belajar mahasiswa yang dibangun menunjukkan hasil yang baik dan cocok (fit) terhadap data empiris dan nilai statistik ujinya adalah CMIN=218,610, df=54, p=0.001, CMINdf=4,048, GFI=0,969, AGFI=0,498, TLI=0,890, dan RMSEA=0,040. Keempat, seluruh empat faktor utama (dari temuan kedua) mempunyai pengaruh langsung terhadap persistensi belajar mahasiswa. Faktor internal mahasiswa juga mempunyai pengaruh tidak langsung (melalui faktor layanan akademik) terhadap persistensi belajar mahasiswa. Faktor lingkungan eksternal mahasiswa juga mempunyai pengaruh tidak langsung (baik melalui layanan akademik, maupun melalui layanan administrasi) terhadap persistensi belajar mahasiswa.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: persistensi, layanan mahasiswa, pendidikan jarak jauh, pendidikan terbuka, UT, pengukuran, SEM
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Program Pascasarjana > Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 26 Feb 2021 04:18
Last Modified: 26 Oct 2021 02:40
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/70134

Actions (login required)

View Item View Item