PENGARUH FEAR OF MISSING OUT TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS INDIVIDU PENGGUNA MEDIA SOSIAL DI USIA EMERGING ADULTHOOD

Anggita Savitri, Judithya (2020) PENGARUH FEAR OF MISSING OUT TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS INDIVIDU PENGGUNA MEDIA SOSIAL DI USIA EMERGING ADULTHOOD. S1 thesis, Jurusan Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta.

[img] Text
Judithya Anggita Savitri_15112141009.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Peningkatan jumlah orang yang hidup dengan gangguan mental menjadi tanda bahwa tingkat kesejahteraan psikologis orang Indonesia masih tergolong rendah. Di sisi lain, ada fenomena berupa banyaknya individu pengguna media sosial di usia emerging adulthood mengalami Fear of Missing Out (FoMO). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana pengaruh FoMO terhadap kesejahteraan psikologis terutama pada pengguna media sosial di usia emerging adulthood. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian dilakukan di provinsi DIY melalui link googleform. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 400 orang yang didapatkan dengan metode accidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala fear of missing out (FoMO) dan skala kesejahteraan psikologis yang telah dimodifikasi dari skala FoMO milik Przybylski dan skala kesejahteraan milik Ryff. Skala FoMO memiliki pernyataan sebanyak 15 butir dengan koefisien reliabilitas α=0,849 dan skala kesejahteraan psikologis memiliki 45 butir pernyataan dengan koefisien reliabilitas α=0,941. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO mampu memprediksi kesejahteraan psikologis (F=43,753; α=0,000 < p 0,05). FoMO dapat memprediksi kesejahteraan psikologis dengan nilai kontribusi sebesar 9,9%. Garis persamaan regresi yang didapat yaitu Y = 156,264 – 0,633X. Kata kunci: fear of missing out, FoMO, kesejahteraan psikologis, emerging adulthood Increase in the amount of people who suffer from mental health issues became a sign that Indonesian‟s level of psychological well-being are still classified as low. On the other hand, there is another phenomenon where most of social media users at the age of emerging adulthood experienced fear of missing out (FoMO). Therefore, this study aimed to find out the impact of FoMO on psychological well-being especially for social media users at the age of emerging adulthood. This study used a quantitative correlational research. The research was conducted in the DIY and the data collected through googleform link. The sample in this study amounted to 400 people obtained by the accidental sampling method. The data collected using a fear of missing out (FoMO) scale and a psychological well-being scale that had been modified from Przybylski's FoMO scale and Ryff's Psychological well-being scale. The FoMO scale has total of 15 items with a reliability coefficient α = 0.849 and the psychological well-being scale has 45 items with a reliability coefficient α = 0.941. The data analysis technique used the simple linear regression test. The result of this study showed that FoMO was able to predict psychological well-being (F=43,753; α=0,000 < p 0,05). FoMO can predict psychological well-being with a contribution value of 9,99%. The regression equation line obtained was Y=154,264 – 0,633X. Keywords: fear of missing out, FoMO, psychological well-being, emerging adulthood

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Filsafat. Psikologi. Agama > Psikologi
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > Psikologi
Depositing User: Jurusan Psikologi
Date Deposited: 11 Feb 2020 04:12
Last Modified: 17 Feb 2020 06:57
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/67456

Actions (login required)

View Item View Item