PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KOMPETENSI SISTEM BAHAN BAKAR KONVENSIONAL KELAS XI TKRA SMK NASIONAL BERBAH

Sukirman, Sukirman (2019) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KOMPETENSI SISTEM BAHAN BAKAR KONVENSIONAL KELAS XI TKRA SMK NASIONAL BERBAH. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
1. Cover.pdf

Download (929kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Abstrak.pdf

Download (46kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Bab 1.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Bab 2.pdf

Download (277kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Bab 3.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. Bab 4.pdf

Download (256kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. Bab 5.pdf

Download (18kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. Daftar Pustaka.pdf

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. Lampiran.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning ini dilakukan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada kompetensi sistem bahan bakar konvensional kelas XI TKRA SMK Nasional Berbah melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Indikator keberhasilan penelitian ini sebesar lebih dari 75% keaktifan positif, kurang dari 20% keaktifan negatif dan 75% peserta didik mencapai KKM sebesar 75. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI TKRA SMK Nasional Berbah Tahun Ajaran 2018/2019 yang berjumlah 32 peserta didik. Hasil dari penerapan model pembelajaran Problem Based Learning menunjukkan bahwa dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada kompetensi memahami sistem bahan bakar bensin konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari: (1) adanya peningkatan aktivitas positif (aktivitas yang mendukung pelaksanaan proses belajar mengajar) dan penurunan aktivitas negatif (aktivitas yang mengganggu pelaksanaan proses belajar mengajar) pada tiap siklus. Aktivitas positif pada siklus I sebesar 51% dan siklus II sebesar 76%. Sedangkan aktivitas negatif pada siklus I sebesar 22% dan siklus II sebesar 14%; (2) adanya peningkatan rata-rata kelas dan ketuntasan belajar peserta didik. Ratarata kelas pada siklus I sebesar 71 dan siklus II sebesar 78. Sedangkan ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I sebesar 43,75%, siklus II sebesar 84,37%.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Problem Based Learning (PBL), SMK Nasional Berbah, Hasil Belajar
Subjects: Teknik & Teknologi > Teknik Otomotif
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Pendidikan > Pendidikan Teknik Otomotif
Depositing User: Perpustakaan FT
Date Deposited: 24 Oct 2019 01:26
Last Modified: 24 Oct 2019 01:26
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/66318

Actions (login required)

View Item View Item