PENINGKATAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN PEMELIHARAAN BAHAN TEKSTIL DENGAN METODE PEMBELAJARAN TIPE TEAM ASISTED INDIVIDUALIZATION DI SMK N 6 YOGYAKARTA

Dewi , Riyanti (2012) PENINGKATAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN PEMELIHARAAN BAHAN TEKSTIL DENGAN METODE PEMBELAJARAN TIPE TEAM ASISTED INDIVIDUALIZATION DI SMK N 6 YOGYAKARTA. S1 thesis, UNY.

[img]
Preview
Text
skripsi dewi riyanti PT. Busana S1.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Meningkatkan upaya aktivitas dan partisipasi siswa dalam pembelajaran pemeliharaan bahan tekstil di SMK N 6 Yogyakarta melalui pembelajaran kooperatif tipe Team Asisted Individualization, 2) Meningkakan aktivitas dan partisipasi siswa dalam pembelajaran pemeliharaan bahan tekstil di SMK N 6 Yogyakarta melalui pembelajaran kooperatif tipe Team Asisted Individualization (TAI) Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas secara kolaboratif dengan desain penelitian model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur penelitian sebagai berikut: Perencanaan-Tindakan-Observasi-Refleksi. Penelitian dilaksanakan di SMK N 6 Yogyakarta dengan subjek penelitian adalah 36 siswa pada kelas X Busana Butik 2. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas siswa dan tes uraian. Uji validitas berdasarkan pendapat dari para ahli (judgement expert), seperti ahli model pembelajaran, ahli materi dan guru mata diklat pemeliharaan bahan tekstil. Hasil validasi menunjukkan bahwa model dan media yang digunakan sudah layak dan instrumen dinyatakan sudah valid. Uji reliabilitas menggunakan rumus alpha cronbach’s. Teknik analisis data yang digunakan dalam adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian meliputi tahap perencanaan yang dilakukan oleh peneliti berkolaborasi dengan guru. Tahap tindakan guru melakukan pembelajaran pemeliharaan bahan tekstil menggunakan model cooperative learning tipe TAI, dan pengamatan dilakukan terhadap proses pembelajaran dan aktivitas siswa. Selanjutnya tahap refleksi dilakukan pengamatan dan perbaikan pada siklus sebelumnya, sehingga pembelajaran pemeliharaan bahan tekstil pada siklus berikutnya akan berjalan lebih baik. Peningkatan pencapaian kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu pra siklus 70.16% (15 siswa) yang sudah memenuhi KKM,pada siklus I pencapaian kompetensi siswa meningkat menjadi 79.51% (31 siswa), dan pada siklus II pencapaian kompetensi siswa 100% (36 siswa) sudah memenuhi KKM. Uraian diatas menunjukkan bahwa penerapan model cooperative learning tipe TAI dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran pemeliharaan bahan tekstil

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Kejuruan
Divisions: Fakultas Teknik > Jurusan Teknik Boga dan Busana > Pendidikan Teknik Busana
Depositing User: Users 1141 not found.
Date Deposited: 11 Oct 2012 01:19
Last Modified: 29 Jan 2019 16:52
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/6620

Actions (login required)

View Item View Item