Profesionalisme Guru Produktif Sekolah Menengah Kejuruan Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan.

Estriyanto, Yuyun and Pardjono, Pardjono (2019) Profesionalisme Guru Produktif Sekolah Menengah Kejuruan Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan. S3 thesis, Program Pascasarjana.

[img]
Preview
Text
disertasi-yuyun estriyanto-14702269007.pdf

Download (15MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) berbagai aktifitas profesional yang diperankan secara aktif oleh guru produktif dalam proses pendidikan di SMK; (2) kerangka teoritis profesionalisme guru produktif yang ideal berdasarkan kebutuhan riil dunia kerja profesi guru produktif di lapangan; dan (3) aspek-aspek kompetensi yang membentuk profesionalisme guru produktif dalam menjalankan peran profesionalnya dalam proses pendidikan di SMK. Penelitian ini dilaksanakan di 12 SMK penyelenggara Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan di Kota Surakarta dengan menggunakan metode penelitan kualitatif model constructivist grounded theory. Penggalian data dilakukan melalui interview, observasi, dan dokumentasi. Informan berasal dari kalangan yang bersinggungan langsung dengan profesi guru produktif SMK teknik pemesinan yang terdiri dari guru, pejabat sekolah, alumni, siswa, dan pengawas SMK yang dipilih berdasarkan prinsip theoretical sampling. Data berupa transkrip wawancara, foto, dan catatan lapangan diolah dengan menggunakan perangkat lunak pengolah data kualitatif MaxQDA 12®. Pengolahan data dilaksanakan dalam 3 tahapan yaitu open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil pengolahan data pada akhirnya disajikan dalam bentuk storyline, sistem proposisi, dan diagram kerangka teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran profesional guru produktif dapat dijelaskan dengan tiga aktifitas profesional: (1) pembelajaran mapel produktif; (2) perkembangan kematangan guru produktif; dan (3) kepamongan di SMK. Berdasarkan rumusan tiga aktifitas profesional tersebut, kerangka teoritis profesionalisme guru produktif kemudian dijelaskan dengan tiga rumusan: (1) guru produktif yang memiliki sifat altruisme, efikasi, dan empati yang baik maka akan memiliki keterpusatan pada siswa yang baik pula; (2) guru produktif yang mendapatkan pembinaan dengan intensitas, durasi, dan frekuensi yang tinggi, dengan kontekstualitas yang sesuai dengan penugasan, serta jeda waktu antara pelatihan dan penugasan yang singkat maka akan semakin matang berperan sebagai ahli pembelajaran kejuruan; dan (3) pembelajaran mapel produktif berjalan dengan baik jika guru dapat melaksanakan pembelajaran dengan metode, model, media, dan evaluasi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik kompetensi yang diajarkan. Identifikasi peran profesional guru produktif pada diagram kerangka teoritis profesionalisme guru kejuruan menghasilkan daftar aspek kompetensi pembentuk profesionalisme guru produktif yang dapat dikelompokkan menjadi empat kategori, yaitu: (1) pendukung peran dalam proses pembelajaran mapel produktif sejumlah 13 aspek; (2) pendukung peran dalam proses perkembangan kematangan guru sejumlah empat aspek; (3) pendukung peran dalam kepamongan di SMK sejumlah empat aspek; serta (4) aspek kompetensi pendukung lain yang secara umum diperlukan dalam profesi guru produktif sejumlah delapan aspek.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: guru produktif, profesionalisme, kematangan, kepamongan
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Kejuruan
Divisions: Sekolah Pascasarjana (SPS) > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 09 Oct 2019 01:31
Last Modified: 30 May 2022 02:35
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/66084

Actions (login required)

View Item View Item