Penerapan Kurikulum Cambridge di Homeschooling Primagama (HSPG) Yogyakarta pada Advanced (A) Level.

Kulsum, Umi (2018) Penerapan Kurikulum Cambridge di Homeschooling Primagama (HSPG) Yogyakarta pada Advanced (A) Level. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-umi-kulsum-15707251040.swf

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) perencanaan, (2) sistem pelaksanaan, (3) penilaian hasil belajar Kurikulum Cambridge, dan (4) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pembelajaran dalam rangka menerapkan Kurikulum Cambridge pada pelaksanaan pembelajaran di HSPG Yogyakarta pada A level. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah personel yang berkaitan dengan penerapan Kurikulum Cambridge dalam pelaksanaan pembelajaran di HSPG Yogyakarta yang terdiri dari direktur, bagian kurikulum, tutor, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan cara ketekunan pengamatan dan triangulasi data. Data dianalisis melalui tiga tahapan yang saling terkait yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan empat temuan. Pertama, perencanaan pembelajaran didukung dengan silabus mini dan tutor tidak diwajibkan membuat rencana pembelajaran secara tertulis, tetapi tutor diharapkan lebih menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Kedua, sistem pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dengan model pembelajaran personal yaitu rumpun model pembelajaran pertemuan kelas yang bersifat individual, dimana setiap mata pelajaran hanya terdapat satu tutor dan satu siswa dengan kelas pembelajaran yang dapat dilakukan di luar HSPG Yogyakarta. Ketiga, dua penilaian hasil belajar berasal dari HSPG Yogyakarta dalam bentuk rapor dan dari Cambridge dalam bentuk sertifikat. Keempat, Faktor pendukung penerapan kurikulum: pertemuan rutin wali kelas, buku pegangan sesuai silabus, memberangkatkan beberapa tutor ke pelatihan kurikulum, diskusi antar tutor, catatan psikologi siswa, input siswa yang bagus, dan link website- website pembelajaran. Faktor penghambat penerapan kurikulum: tutor Bahasa Indonesia merasa tidak ada faktor pendukung, mood siswa yang mudah berubah, beban materi Kurikulum Cambridge lebih berat dibanding dengan Kurikulum Nasional, dan tutor juga merasa kesulitan membuat soal ujian yang terstruktur, karena proporsi soal dalam satu mata pelajaran berbeda-beda.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: penerapan, Kurikulum Cambridge, homeschooling
Subjects: Pendidikan > Teknologi Pendidikan
Divisions: Program Pascasarjana > Teknologi Pembelajaran
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 27 Nov 2018 04:47
Last Modified: 09 May 2019 09:07
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/61439

Actions (login required)

View Item View Item