UJI NANOPARTIKEL PERAK IONIK DAN KOLOID PERAK IONIK SEBAGAI BAHAN ANTI BAKTERI DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI BACILLUS CEREUS

Galih, Adi and Suparno, Suparno (2018) UJI NANOPARTIKEL PERAK IONIK DAN KOLOID PERAK IONIK SEBAGAI BAHAN ANTI BAKTERI DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI BACILLUS CEREUS. S1 thesis, FMIPA.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI Full AdiGalih_14306144014.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tegangan dan waktu elektrolisis terhadap konsentrasi nanopartikel perak ionik yang dihasilkan, mengetahui konduktivitas dan kandungan dari larutan nanopartikel perak ionik dan larutan koloid perak ionik yang disintesis menggunakan metode elektrolisis, serta mengetahui pengaruh konsentrasi nanopartikel perak ionik dan koloid perak ionik terhadap zona hambat pertumbuhan bakteri Bacillus Cereus. Penelitian ini dimulai dengan membuat larutan nanopartikel perak ionik dan koloid perak ionik dengan metode elektrolisis. Nanopartikel perak ionik dan koloid perak ionik dibuat variasi konsentrasi 10 ppm, 20 ppm, 30 ppm, 40 ppm, dan 50 ppm, kemudian diukur konduktivitasnya dan diuji puncak serapan panjang gelombang perak (Ag+) menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Larutan nanopartikel perak ionik dan koloid perak ionik kemudian diuji untuk menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus Cereus menggunakan metode disc diffusion. Proses penghambatan dilakukan selama 60 jam dengan pengukuran penghambatan setiap 12 jam. Hasil dari pembuatan nanopartikel perak ionik menunjukkan bahwa dengan tegangan elektolisis yang lebih besar menghasilkan nanopartikel lebih banyak, dan semakin lama waktu elektrolisis konsentrasi nanopartikel yang dihasilkan semakin banyak, namun pada menit ke 100 sampai 130 membentuk plato dimana konsentrasi yang dihasilkan cenderung tetap. Hasil dari pengukuran konduktivitas larutan nanopartikel perak ionik dan koloid perak ionik menunjukkan bahwa nanopartikel perak dan koloid perak yang terbentuk memiliki muatan. Hasil uji Spektrofotometer UV-Vis untuk larutan nanopartikel perak ionik dan koloid perak ionik menunjukkan bahwa larutan mengandung Ag+ dan Br-. Hasil pengujian terhadap penghambatan bakteri Bacillus Cereus, untuk nanopartikel perak ionik, konsentrasi optimal penghambatan 20 ppm serta waktu optimal penghambatan 24 jam dengan zona hambat sebesar 1,018±0,050 cm, untuk koloid perak ionik, konsentrasi optimal penghambatan 20 ppm serta waktu optimal penghambatan selama 24 jam dengan zona hambat sebesar 0,976±0,092 cm.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: elektrolisis, nanopartikel perak ionik, koloid perak ionik, konduktivitas, spektrofotometer UV-Vis, Bacillus Cereus, disc diffusion.
Subjects: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Fisika > Fisika
Depositing User: Admin Fisika FMIPA
Date Deposited: 30 Oct 2018 02:53
Last Modified: 30 Jan 2019 17:25
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/60907

Actions (login required)

View Item View Item