PENGARUH TERAPI LATIHAN “GEREGKUTARA” TERHADAP PENURUNAN NYERI DAN PENINGKATAN FUNGSI PASCA CEDERA ANKLE PADA PEMAIN FUTSAL GPS

Fadilla, Muhammad Rahadian (2018) PENGARUH TERAPI LATIHAN “GEREGKUTARA” TERHADAP PENURUNAN NYERI DAN PENINGKATAN FUNGSI PASCA CEDERA ANKLE PADA PEMAIN FUTSAL GPS. S1 thesis, Fakultas Ilmu Keolahragaan.

[img]
Preview
Text
PDF RAHAAAAAAAAA.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh proses penanganan cedera yang berbeda-beda pada pemain yang mengalami cedera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi latihan “geregkutara” terhadap penurunan nyeri dan peningkatan fungsi pasca cedera ankle pada pemain futsal GPS. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Metode yang digunakan adalah one- Group Pretest-Posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah pemain futsal GPS yang mengalami cedera ankle sebanyak 15 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan purposive sampling. Data yang dikumpulkan adalah skala nyeri, ROM, skala fungsi baik sebelum maupun sesudah perlakuan terapi latihan “geregkutara”. Paired samples t test digunakan untuk menganalisis data ROM, dan uji Wilcoxon digunakan untuk data skala nyeri dan skala fungsi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terapi latihan “geregkutara” efektif dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam merunkan rasa nyeri pada saat istirahat sebesar 0,133% dengan tingkat efektivitas sebesar 100%, saat digerakan mengalami penurunan skala nyeri sebesar 0,46 dengan tingkat efektivitas 87,5%, dan saat ditekan mengalami penurunan sebesar 0,60 dengan tingkat efektivitas 81,82%. Pengaruh yang sangat signifikan berada pada gangguan ROM diperoleh hasil dorsofleksi mengalami peningkatan sebesar 7,13 dengan tingkat efektivitas 29,31%, plantarfleksi mengalami peningkatan sebesar 7,67 dengan tingkat efektivitas 26,81%, inversi mengalami peningkatan sebesar 1,13 dengan tingkat efektivitas 3,62%, dan pada eversi mengalami peningkatan sebesar 7,067 dengan tingkat efektivitas 45,88%. Setelah diberikan perlakuan terapi latihan terjadi peningkatan pada fungsi jalan dengan tingkat efektivitas sebesar 12,5%, lari dengan tingkat efektivitas sebesar 25%, naik tangga dengan tingkat efektivitas sebesar 25%, jinjit dengan tingkat efektivitas sebesar 18,92%, loncat dengan tingkat efektivitas sebesar 18,18%, lompat dengan tingkat efektivitas sebesar 21,21%.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Terapi Latihan, Cedera
Subjects: Olahraga
Olahraga > Other
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi > Ilmu Keolahragaan
Depositing User: Perpustakaan FIK
Date Deposited: 24 Oct 2018 08:17
Last Modified: 30 Jan 2019 17:23
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/60816

Actions (login required)

View Item View Item