PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEMITRAAN DENGAN PKBM SAWUNGGALING PADA PROGRAM LIFE SKILLS

Kurniasari, Octaviani (2012) PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEMITRAAN DENGAN PKBM SAWUNGGALING PADA PROGRAM LIFE SKILLS. S1 thesis, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Abstrak Octaviani Kurniasari.pdf

Download (42kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) partisipasi masyarakat dalam kemitraan dengan PKBM Sawunggaling pada program life skills, 2) dampak kemitraan masyarakat dengan PKBM Sawunggaling pada program life skills, 3) faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat dalam kemitraan dengan PKBM Sawunggaling pada program life skills. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan deskriptif kualitatif, dan mengambil lokasi penelitian di PKBM “Sawunggaling Kutoarjo”. Subyek penelitian ini adalah pengelola PKBM, nara sumber teknis, warga belajar life skills, masyarakat (tokoh masyarakat, lembaga mitra). Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti melakukan penelitian yang dibantu oleh pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Triangulasi yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) partisipasi masyarakat, meliputi bentuk partisipasi masyarakat yaitu penyedia sumber daya manusia, pengadaan dana dan pemberian bantuan peralatan praktek, pemberian kesempatan magang dan penyeluran tenaga kerja, pengadaan gedung dan tempat pembelajaran, dan sosialisasi program-program PKBM; 2) dampak partisipasi masyarakat, yaitu; warga belajar mendapat jaminan pekerjaan ke perusahaan mitra, mendapat program magang kerja, dibantu tanaga pelatih profesional, mendorong penciptaan lapangan kerja baru, menghindarkan masyarakat dari pengangguran, masyarakat dapat menjalankan usaha sendiri dengan pinjaman modal usaha, 3) faktor pendukung, meliputi kebutuhan dan keingintahuan masyarakat, kepedulian masyarakat, dan tanggung jawab sosial. Faktor penghambat, meliputi sikap acuh tak acuh masyarakat, keengganan masyarakat untuk terlibat langsung dalam kemitraan dengan PKBM, rendahnya tingkat pemahaman masyarakat tentang PKBM, dan terbatasnya arus informasi yang masuk ke masyarakat. Rekomendasi untuk masyarakat yaitu masyarakat lebih proaktif dan perannya lebih dioptimalkan, sedangkan untuk pengelola PKBM, yaitu meningkatkan motivasi dan sosialisasi program PKBM pada masyarakat. Kata kunci: Partisipasi masyarakat, kemitraan, PKBM, life skills

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Admin Pendidikan Luar Sekolah FIP
Date Deposited: 19 Sep 2012 12:13
Last Modified: 19 Sep 2012 12:13
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/6038

Actions (login required)

View Item View Item