IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) MENURUT PERSEPSI GURU KELAS VI SD NEGERI 1 BATUR, KECAMATAN BATUR, KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN AJARAN 2011/2012

Aashimuddin, Muhammad (2012) IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) MENURUT PERSEPSI GURU KELAS VI SD NEGERI 1 BATUR, KECAMATAN BATUR, KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN AJARAN 2011/2012. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Muhammad Aashimuddin.pdf

Download (81kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pendidikan Matematika Realistik (PMR) menurut persepsi guru kelas VI Sekolah Dasar Negeri 1 Batur, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri 1 Batur dengan informan Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 Batur dan guru kelas VI SD Negeri 1 Batur, Banjarnegara. Data diperoleh dengan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Keabsahan data diperoleh dengan uji kredibilitas melalui triangulasi sumber data dan triangulasi teknik pengumpulan data. Subjek penelitian ini pada awalnya adalah guru dan siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 1 Batur tahun ajaran 2010/2011 namun ada kendala non teknis yaitu peristiwa alam meletusnya Kawah Timbang di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara pada bulan Mei 2011 yang menghambat proses pengambilan data. Pengambilan data yang sudah mulai dilaksanakan pada bulan Mei 2011 ditunda dan dilanjutkan kembali pada bulan Juli 2011 atau tahun ajaran 2011/2012 saat kelas tersebut sudah berada di kelas VI. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pendidikan Matematika Realistik (PMR) menurut persepsi guru kelas VI SD N 1 Batur, Banjarnegara tahun ajaran 2011/2012 belum sesuai dengan konsep Pendidikan Matematika Realistik (PMR) menurut pendapat para ahli matematika. Hal ini didasarkan pada data penelitian yang diperoleh di lapangan, yaitu: (1) Pada tahap penyajian ‘Dunia Nyata’ seharusnya guru menyajikan masalah kontekstual sebagai titik awal pembelajaran. Pada kelas tersebut guru sudah menyajikan masalah namun urutan penyajiannya tidak sesuai. (2) Pada tahap penyelesaian informal seharusnya siswa berperan aktif menyelesaikan masalah kontekstual menggunakan model-model. Namun, di kelas hanya dilibatkan beberapa siswa untuk melakukan demonstrasi di depan kelas. (3) Pada tahap penyelesaian formal seharusnya guru mentransfer masalah kontekstual yang sudah disajikan ke dalam bentuk kalimat matematika dan menjelaskan aturan penyelesaiannya. Namun, Guru hanya guru mentransfer hasil demonstrasi yang dilakukan siswa ke dalam bentuk kalimat matematika, kemudian membahasnya bersama-sama serta menyampaikan konsep-konsep penting. (4) Pada tahap pemerolehan konsep guru seharusnya membimbing siswa menemukan konsep materi. Namun, guru hanya menyampaikan kesimpulan dari konsep-konsep penting yang sudah dijelaskan sebelumnya. (5) Pada tahap pengaplikasian konsep guru seharusnya siswa mengaplikasikan konsep dalam bidang lain. Namun, siswa hanya mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS) sesuai materi yang telah dipelajari. Kata kunci: Pendidikan Matematika Realistik (PMR)

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > PGSD - Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Admin PGSD FIP
Date Deposited: 18 Sep 2012 10:43
Last Modified: 07 Sep 2015 03:14
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/5894

Actions (login required)

View Item View Item