PENINGKATAN MINAT BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI TERBAHSARI KULON PROGO

Retnaningsih, Tri Agustina (2018) PENINGKATAN MINAT BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI TERBAHSARI KULON PROGO. S1 thesis, PGSD.

[img] Text
Tri Agustina Retnaningsih.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar dan keterampilan proses IPA melalui model pembelajaran discovery pada siswa kelas IV SD Negeri Terbahsari. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2018. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Terbahsari dengan jumlah 20 siswa yang terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Objek penelitian ini yaitu minat belajar dan keterampilan proses IPA. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui skala, tes, dan observasi. Teknik analisis data yaitu secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran discovery dapat meningkatkan minat belajar dan keterampilan proses IPA. Pada siklus I, siswa sudah mulai memperhatikan pembelajaran yang sedang berlangsung dan tidak bermain sendiri. Siswa juga sangat senang melakukan percobaan. Pada siklus II, siswa menyimak dan aktif mengikuti pembelajaran. Siswa berani berpendapat dan berani maju tanpa ditunjuk oleh guru. Peningkatan minat belajar dari pra siklus termasuk dalam kategori cukup yaitu 1,66, siklus I termasuk dalam kategori baik yaitu 2,68, dan siklus II termasuk dalam kategori baik yaitu 3,19. Pada siklus I, persentase rata-rata keterampilan mengamati yaitu 77,15%, keterampilan mengklasifikasi yaitu 77,78%, keterampilan mengkomunikasikan yaitu 80,95%, dan keterampilan menginferensi yaitu 77,14%. Pada siklus II, persentase rata-rata keterampilan mengamati meningkat menjadi 86,61%, keterampilan mengklasifikasi menjadi 96,25%, keterampilan mengkomunikasikan menjadi 89,74% dan keterampilan menginferensi menjadi88,03%. Hasil tersebut telah memenuhi kriteria keberhasilan penelitian karena guru telah menerapkan model pembelajaran discovery sesuai dengan sintaksnya. Kata kunci: minat belajar, keterampilan proses IPA, model pembelajaran discovery.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Ilmu Pengetahuan Alam
Pendidikan > Pra Sekolah dan Sekolah Dasar > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > PGSD - Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Admin PGSD FIP
Date Deposited: 11 May 2018 05:47
Last Modified: 30 Jan 2019 16:27
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/56978

Actions (login required)

View Item View Item