Peran Sri Susuhunan Pakubuwono XII Dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia (1945-1949)

M Arief Sasono, M Arief Sasono (2017) Peran Sri Susuhunan Pakubuwono XII Dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia (1945-1949). S1 thesis, FIS.

[img]
Preview
Text
HAL DPAN 10406244038.pdf

Download (746kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 1 10406244038.pdf

Download (323kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 310406244038.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 5 10406244038.pdf

Download (560kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Ringkasan Skripsi-Fix 10406244038.pdf

Download (287kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Jurnal 10406244038.pdf

Download (400kB) | Preview

Abstract

Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 bukan akhir dari perjuangan Indonesia. Rakyat Indonesia masih berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan. Tujuan dari penulisan Skripsi ini untuk: (1) mengetahui perjuangan masyarakat dan kondisi Surakarta pasca Kemerdekaan. (2) mengetahui latar belakang Sri Susuhunan Pakubuwono XII (3). Mengetahui peran Sri Susuhunan Pakubuwono XII dalam mempertahankan Kemerdekaan Metode yang digunakan dalam skripsi ini menggunakan metodelogi yang ditulis oleh Kuntowijoyo. Metode Tersebut meliputi pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi dan Historiografi atau penulisan sejarah. Semua metode tersebut sudah dilakukan oleh penulis dalam menyusun skripsi ini. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu (1) Perjuangan di Surakarta melibatkan KNI, pemuda, tokoh, bangsawan dan Sri Susuhunan Pakubuwono XII Dan pada akhirnya warga berhasil mengambil alih kekuasaan serta melucuti senjata tentara penjajah. (2) Pakubuwono XII lahir di Surakarta pada Selasa Legi tanggal 14 April 1925, dan diangkat menjadi raja di Keraton Surakarta pada usia yang sangat muda yaitu usia 20 tahun. Beliau juga dikenal dengan raja 3 jaman dengan lama memimpin 48 tahun. Atas pengabdiannya bagi Indonesia, maka Pakubuwana XII diberikan piagam penghargaan dan medali perjuangan angkatan ’45 yang ditetapkan oleh Dewan Harian Nasional Angkatan-45 di Jakarta. Piagam merupakan bukti kesetiaannya kepada Negara Kesatuan RI dan atas nasionalisme yang dalam di masa perjuangan kemerdekaan. (3) Peran PakuBuwono XII antara lain mengorbankan kekayaan keraton yang dimiliki seperti emas dan persenjataan yang sangat banyak, bahkan menyebabkan Keraton sendiri defisit. Peran lainnya adalah melibatkan diri dalam perjanjian Konferensi Meja Bundar. Paku Buwono XII juga berusaha membebaskan tawanan-tawanan yang merupakan kepala-kepala desa. Kata kunci: Paku Buwono XII, usaha mempertahankan kemerdekaan,

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sejarah
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial, Hukum dan Ilmu Politik (FISHIPOL) > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Admin Pendidikan Sejarah FIS
Date Deposited: 23 Oct 2017 00:21
Last Modified: 30 Jan 2019 15:25
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/53482

Actions (login required)

View Item View Item