KH. Syamsul Huda dan Peranannya Dalam Menanggulangi Ninja di Ponorogo tahun 1998-1999

Krisdianto, Krisdianto (2017) KH. Syamsul Huda dan Peranannya Dalam Menanggulangi Ninja di Ponorogo tahun 1998-1999. S1 thesis, FIS.

[img]
Preview
Text
HALAMAN DEPAN.13406241005.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I 13406241005.pdf

Download (356kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III 13406241005.pdf

Download (379kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V 13406241005.pdf

Download (8MB) | Preview
[img]
Preview
Text
RINGKASAN.KRISDIANTO.13406241005.pdf

Download (483kB) | Preview
[img]
Preview
Text
JURNAL.KRISDIANTO.13406241005.pdf

Download (520kB) | Preview

Abstract

Pembantaian dukun santet di Banyuwangi dan munculnya ninja pada tahun 1998, membuat KH. Syamsul Huda turut bertindak untuk menanggulangi teror ninja. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui latar belakang kehidupan KH. Syamsul Huda, (2) mengetahui kiprah KH. Syamsul Huda dalam bidang pendidikan dan politik, (3) mengetahui pembunuhan dukun santet di Banyuwangi dan peranan KH. Syamsul Huda dalam menanggulangi ninja di Ponorogo tahun 1998-1999. Penelitian kali ini menggunakan metode dari Kuntowijoyo, yang terdiri dari lima tahap, yaitu: (1) pemilihan topik, terbagi menjadi dua syarat yaitu kedekatan emosional dan kedekatan intelektual, (2) heuristik, pengumpulan sumber. Sumber yang digunakan ialah arsip, catatan pribadi, foto, koran dan dari hasil wawancara, (3) kritik sumber, peneliti melakukan kritik ekstern dan intern (4) interpretasi, peneliti menafsirkan fakta-fakta sejarah menjadi satu kesatuan (5) historiografi, peneliti melakukan penulisan sejarah, dengan menyajikan semua informasi dalam bentuk tulisan sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) KH. Syamsul Huda lahir di Jombang kemudian pindah ke Ponorogo. KH. Syamsul Huda pernah belajar di Pondok Pesantren Tambak Beras, dan Pondok Pesantren Langitan Tuban. (2) KH. Syamsul Huda dalam bidang pendidikan mendirikan Ittihadul Amanah pada tahun 1971 dan juga mendirikan Pondok Kyai Ageng Besari pada tahun 1990. KH. Syamsul Huda dalam bidang politik kemudian menjadi ketua DPC PKB Ponorogo tahun 1998-1999. (3) Pembunuhan dukun santet di Banyuwangi dilakukan oleh kelompok terorganisir yang disebut ninja dan kemudian meluas ke Ponorogo. KH. Syamsul Huda mengadakan acara Gemblengan massal setiap Malam Selasa Legi yang bertujuan untuk perlindungan dari teror ninja. KH. Syamsul Huda mendapat julukan Kyai Warok. Kata Kunci: Ninja, KH. Syamsul Huda, Gemblengan, 1998-1999.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sejarah
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial, Hukum dan Ilmu Politik (FISHIPOL) > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Admin Pendidikan Sejarah FIS
Date Deposited: 10 Oct 2017 01:01
Last Modified: 30 Jan 2019 15:19
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/53205

Actions (login required)

View Item View Item