KULTUR SEKOLAH DALAM MENGEMBANGAN GOOD SCHOOL (SEKOLAH EFEKTIF) DI SMA NEGERI 3 YOGYAKARTA

Marfuaisya Nur Diani, Marfuaisya Nur Diani (2017) KULTUR SEKOLAH DALAM MENGEMBANGAN GOOD SCHOOL (SEKOLAH EFEKTIF) DI SMA NEGERI 3 YOGYAKARTA. S1 thesis, FIS.

[img]
Preview
Text
1 COVER 13413241022.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
2 TAS BAB I 13413241022.pdf

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4 TAS BAB III 13413241022.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6 TAS BAB V DAN LAMPIRAN 13413241022.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
7 RINGKASAN SKRIPSI 13413241022.pdf

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8 JURNAL MARFUAISYA NUR DIANI 13413241022.pdf

Download (263kB) | Preview

Abstract

Sekolah merupakan suatu institusi pendidikan yang memiliki kultur sekolah yang dapat dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kultur sekolah untuk menggali dan menggambarkan tentang kultur fisik dan non fisik, peran kultur sekolah dalam mengembangkan good school, dan program-program yang dilakukan sekolah dalam mendukung good school sehingga mengetahui kultur sekolah dalam mengembangkan good school di SMA Negeri 3 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini meliputi pelaksana teknis kepala sekolah, guru, karyawan, dan siswa dengan objek pengembangan kultur sekolah. Lokasi penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 3 Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Hubberman, yakni dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi data. Triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa kultur sekolah di SMA Negeri 3 Yogyakarta mampu memberikan kenyamanan bagi warganya. Hal tersebut ditunjukkan melalui artifak fisik yang berupa kondisi lingkungan sekolah, akses terhadap sekolah, taman, tata gedung, interior, tata ruang, alat pendukung olahraga, alat penunjang ekstrakurikuler, laboratorium, kantin sekolah, dan masjid. Artifak perilaku ditunjukkan warga sekolah melalui penampilan, keterlibatan dalam kegiatan sekolah, keterlibatan dalam upacara sekolah, dan interaksi antar warga sekolah. Sedangkan nilai dan keyakinan dilihat melalui kebanggaan terhadap sekolah, perwujudan visi dan misi sekolah, penghargaan terhadap warga sekolah, kompetisi berprestasi, inovasi yang dilakukan oleh guru, slogan, dan penerapan nilai di sekolah. Artifak fisik dan perilaku menunjukkan bahwa SMA Negeri 3 Yogyakarta memiliki kultur yang mengarah pada kultur positif. Kultur sekolah dalam mengembangkan good school melalui program sebagai berikut. (1) Penanaman budaya prestasi melalui program Gerakan Literasi Sekolah, LDMI, dan dan Padmanaba Science Expo. (2) Penanaman budaya religius dengan adanya penumbuhan budi pekerti dan pendalaman iman bagi setiap siswa sesuai dengan agamanya masing-masing. (3) Penanaman budaya disiplin dengan pembuatan tata tertib sekolah dan pemberian sanksi tegas bagi yang melanggar. (4) Penanaman budaya kebersihan dengan SEMUTLIS dan PJRC. (5) Penanaman budaya kemandirian melalui program stadium general kewirausahaan, pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, PPHP Tahun 2017, event-event sekolah lainnya. Kata kunci: Kultur Sekolah SMA Negeri 3 Yogyakarta, Program Good School , Kultur Sekolah

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 10 Oct 2017 00:54
Last Modified: 30 Jan 2019 15:19
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/53203

Actions (login required)

View Item View Item