PENGARUH ASSET GROWTH, EARNINGS PER SHARE, DEBT TO TOTAL ASSET, RETURN ON INVESTMENT, DAN DIVIDEND YIELD TERHADAP BETA SAHAM (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang tercatat di BEI)

Maximilianus, Frans (2017) PENGARUH ASSET GROWTH, EARNINGS PER SHARE, DEBT TO TOTAL ASSET, RETURN ON INVESTMENT, DAN DIVIDEND YIELD TERHADAP BETA SAHAM (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang tercatat di BEI). S1 thesis, Fakultas Ekonomi.

[img]
Preview
Text
FransMaximilianus_12808141091.pdf

Download (8MB) | Preview

Abstract

Ada banyak faktor yang memengaruhi risiko sistematis perusahaan, diantaranya adalah faktor fundamental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Asset Growth, Earning per Share, Debt to Total Asset, Return on Investment, dan Dividend Yield terhadap Beta saham. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015. Periode penelitian ini dilakukan selama 3 (tiga) tahun, yaitu tahun 2013-2015. Sampel yang diperoleh berdasarkan pada teknik purposive sampling, dan diperoleh 17 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda yang dilakukan dengan SPSS 21. Berdasarkan hasil analisis data, asset growth tidak berpengaruh terhadap Risiko Sistematis dengan koefisien regresi sebesar 2,357 dan nilai signifikansi sebesar 0,063. Variabel debt to total asset tidak berpengaruh terhadap Risiko Sistematis dengan nilai koefisien regresi sebesar -1,595 dan nilai signifkansi sebesar 0,107. Variabel ROI tidak berpengaruh terhadap Risiko Sistematis dengan koefisien regresi 0,405 dan nilai signifikansi 0,793. Variabel dividend yield tidak berpengaruh terhadap Risiko Sistematis dengan koefisien regresi -10,407 dan nilai signifikansi 0,404. Variabel EPS berpengaruh negatif terhadap Risiko Sistematis dengan koefisien regresi -0,001 pada signifikansi 0,006. Nilai uji F menunjukkan bahwa variabel faktor fundamental yang diproksikan dengan asset growth, EPS, DAR, ROI dan dividend yield berpengaruh terhadap risiko sistematis karena nilai signifikansi kurang dari 0,05 yaitu sebesar 0,021. Nilai adjusted R2 sebesar 0,165 menunjukkan bahwa kemampuan prediktif dari 5 variabel independen adalah 16,5 % dan sisanya 83,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Umum > Karya Ilmiah
Manajemen
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
Depositing User: Admin Manajemen FE
Date Deposited: 14 Aug 2017 02:55
Last Modified: 30 Jan 2019 14:48
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/52000

Actions (login required)

View Item View Item