PENGEMBANGAN MODUL PENGAYAAN GENETIKA BERBASIS FENOMENA KRETINISME DI DESA SIGEDANG, KEJAJAR, WONOSOBO UNTUK KELAS XII IPA

Antasari, Galuh Ajeng (2017) PENGEMBANGAN MODUL PENGAYAAN GENETIKA BERBASIS FENOMENA KRETINISME DI DESA SIGEDANG, KEJAJAR, WONOSOBO UNTUK KELAS XII IPA. S1 thesis, UNY.

[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (319kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
2 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (106kB)
[img] Text (BAB II)
3 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (263kB)
[img] Text (BAB III)
4 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (153kB)
[img] Text (BAB IV)
5 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (605kB)
[img] Text (BAB V)
6 BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (101kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
7 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (97kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
8 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (793kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pewarisan kretinisme di Desa Sgedang, Kejajar, Wonosobo, menghasilkan modul pengayaan genetika berbasis fenomena kretinisme di Desa Sigedang, Kejajar, Wonosobo untuk kelas XII IPA dan mengetahui kualitas modul pengayaan genetika berbasis fenomena kretinisme yang dihasilkan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian (research) dalam hal ini adalah penelitian studi kasus pewarisan kretinisme di Desa Sigedang. Hasil penelitian studi kasus selanjutnya dianalisis potensinya sebagai sumber belajar dengan tahapan identifikasi, seleksi dan modifikasi hasil penelitian sebagai sumber belajar. Pengembangan (development) dalam hal ini adalah pengembangan modul pengayaan genetika berbasis fenomena kretinisme di Desa Sigedang untuk kelas XII IPA. Pengembangan hasil penelitian menjadi modul pengayaan menggunakan model ADDIE (analysis, design, development and production, implementation, dan evaluation). Penelitian ini dibatasi sampai tahap pengembangan (development). Hasil penelitian studi kasus menunjukkan bahwa kretinisme di Desa Sigedang diwariskan secara autosomal resesif. Hasil Analisis potensi hasil penelitian, menunjukkan bahwa penelitian tersebut berpotensi untuk dikembangkan menjadi sumber kegiatan pengayaan materi genetika berupa modul berdasarkan tahap identifikasi, seleksi dan modifikasi hasil penelitian. Hasil penilaian kualitas modul pengayaan menunjukkan kategori sangat baik menurut ahli materi berdasarkan aspek kebenaran konsep sebesar 98,64 %, sangat baik menurut ahli media berdasarkan aspek kelayakan isi, penyajian, kebahasaan, dan kegrafisan sebesar 60,86 %, baik menurut guru sebesar 98,91 %, serta baik menurut siswa dengan persentase sebesar 60,23 %. Kata kunci: kretinisme, modul, pengayaan

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Pendidikan Biologi > Pendidikan Biologi
Depositing User: Admin Biologi FMIPA
Date Deposited: 19 Jun 2017 06:44
Last Modified: 19 Jun 2017 06:44
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/49824

Actions (login required)

View Item View Item