Pemberdayaan masyarakat melalui kelompok usaha ekonomi produktif, di Desa Tepusen Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung

Subekti, Solekhah (2008) Pemberdayaan masyarakat melalui kelompok usaha ekonomi produktif, di Desa Tepusen Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-solekhah-subekti-06704251010.swf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemberdayaan masyarakat bagi rumah tangga miskin melalui kelompok usaha ekonomi produktif, upaya-upaya program yang telah terealisasikan, respon masyarakat, tingkat keberhasilan dan dampak bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif naturalistik. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumen. Teknik analisa menggunakan (1) Reduksi data, (2) Tampilan data, (3) Pengambilan kesimpulan. Setting pada penelitian ini berlokasi di Desa Tepusen Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Pengelolaan kelompok usaha ekonomi produktif terbagi menjadi empat kelompok yang berlokasi di tiga dusun, yaitu Dusun Balong, Dusun Wonolobo, dan Dusun Loter Mas. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui kelompok usaha produktif masih terfokus pada kegiatan pengguliran dana yang menyebabkan kegiatan lainnya tidak dapat terlaksana secara opimal terutama administrasi anggota kelompok, maka pengembangan dari kegiatan ini perlu ditingkatkan. Upaya-upaya program yang dilaksanakan meliputi dua jenis usaha, yaitu industri dan perdagangan, maka diperlukan peningkatan untuk jenis usaha dan ketrampilan yang lain dengan memberikan pelatihan baik administrasi dan ketrampilan bagi anggota. Respon masyarakat pada kegiatan ini secara positif dapat ditunjukkan dengan bertambahnya anggota kelompok hal ini terdorong oleh peningkatan pendapatan dan manfaat yang diperoleh anggota. Tingkat keberhasilan kelompok usaha ekonomi produktif belum optimal hal ini dapat dilihat dari perkembangan jumlah anggota dan kelompok dari 2005 hingga 2008 hanya menambah satu kelompok dan tujuh anggota. Karena anggota kelompok adalah warga miskin yang rata-rata tingkat pendidikannya rendah maka motivasi dan kemampuannya untuk mengikuti kegiatan juga rendah. Untuk meningkatkan keberhasilan kelompok diperlukan dorongan dan partisipasi masyarakat, dengan mensosialisasikan program yang lebih intensif untuk dapat mendorong masyarakat bergabung dalam usaha ekonomi produktif. Adapun dampak yang dirasakan dari hasil pemberdayaan melalui kelompok usaha ini secara posotif anggota merasa terbantu dalam permodalan usahanya, sedangkan dampak negatif yaitu ketergantungan anggota terhadap bantuan pinjaman pemerintah sehingga sulit untuk mandiri dalam mengembangkan usahanya sehingga perlu diupayakan tahapan-tahapan yang jelas dan tegas dalam memutus pinjaman dana bergulir dengan sistem kurva.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: pendidikan luar sekolah
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah
Divisions: Program Pasca Sarjana > Program Pasca Sarjana: Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: Perpustakaan Program Pascasarjana UNY
Date Deposited: 03 Jun 2017 07:04
Last Modified: 03 Jun 2017 07:04
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/49423

Actions (login required)

View Item View Item