PENGARUH RASIO AKTIVITAS, STRUKTUR MODAL, ARUS KAS OPERASI DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP PRICE EARNINGS RATIO PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Frastani, Azis (2017) PENGARUH RASIO AKTIVITAS, STRUKTUR MODAL, ARUS KAS OPERASI DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP PRICE EARNINGS RATIO PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. S1 thesis, Fakultas Ekonomi.

[img] Text
AzisTriFrastani_11408144041.pdf

Download (34MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Rasio Aktivitas yang diproksikan dengan Total Asset Turnover (TATO), Struktur Modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), Arus Kas Operasi yang diproksikan dengan Net Arus Kas Operasi, dan Pertumbuhan Perusahaan yang diproksikan dengan Pertumbuhan Total Aset secara parsial terhadap Price Earnings Ratio pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3 tahun yaitu mulai tahun 2011-2013. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan manufaktur yang sudah dan masih terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2013. Berdasarkan kriteria tertentu, terdapat 38 dari 117 perusahaan manufaktur yang cocok digunakan sebagai sampel. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis data menunjukan bahwa Rasio Aktivitas tidak berpengaruh terhadap Price Earnings Ratio dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,959 dan signifikansi 0,424, sehingga hipotesis pertama ditolak. Struktur Modal tidak berpengaruh terhadap Price Earnnigs Ratio dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,432 dan signifikansi 0,621, sehingga hipotesis kedua ditolak. Arus Kas Operasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Price Earnings Ratio dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,012dan signifikansi 0,000, sehingga hipotesis ketiga diterima. Pertumbuhan Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Price Earnings Ratio dengan nilai koefisien regresi sebesar -6,891dan signifikansi 0,057, sehingga hipotesis keempat ditolak. Hasil uji kesesuaian model menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen adalah sebesar 11,8%, dan sisanya sebesar 88,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Umum > Karya Ilmiah
Manajemen
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
Depositing User: Admin Manajemen FE
Date Deposited: 12 May 2017 03:21
Last Modified: 30 Jan 2019 14:06
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/49010

Actions (login required)

View Item View Item