ANALISIS TINGKAT PENDIDIKAN ANAK NELAYAN PANTAI SADENG DILIHAT DARI KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA (Studi pada Nelayan Pantai Sadeng, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul)

Rini, Intan Puspa (2017) ANALISIS TINGKAT PENDIDIKAN ANAK NELAYAN PANTAI SADENG DILIHAT DARI KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA (Studi pada Nelayan Pantai Sadeng, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul). S1 thesis, Fakultas Ekonomi.

[img]
Preview
Text
Skripsi Full Intan Puspa Rini_12804241047.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kondisi sosial ekonomi nelayan di Pantai Sadeng, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul; (2) menganalisis tingkat pendidikan anak nelayan di Pantai sadeng, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah nelayan yang memiliki anak usia sekolah 7–22 tahun di kawasan Pantai Sadeng Kecamatan Girisubo Kabupaten Gunungkidul yang berjumlah 53 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan Crosstab (tabulasi silang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kondisi sosial nelayan Pantai Sadeng mayoritas tergolong rendah, sementara kondisi ekonomi nelayan Pantai Sadeng tergolong sedang dan rendah. (2) Tingkat pendidikan anak nelayan Pantai Sadeng adalah sebagai berikut: (a) Tingkat pendidikan anak nelayan kelompok umur 7-12 tahun, 96,43% adalah anak yang sedang sekolah, untuk kelompok umur 13-15 tahun, 100% adalah anak yang sedang sekolah, untuk kelompok umur 16-18 tahun, 67,86% anak yang sedang sekolah, dan untuk kelompok umur 19-22 tahun, 6,25% anak yang sedang sekolah; (b) Mayoritas anak nelayan yang sekolah adalah kelompok umur 7-12 tahun ditingkat SD, dengan kondisi sosial orang tua tergolong sangat rendah. Sementara itu yang tidak sekolah, mayoritas adalah kelompok umur 19-22 tahun ditingkat SMP, dengan kondisi sosial orang tua tergolong rendah; (c) Mayoritas anak yang sekolah adalah kelompok umur 7-12 tahun ditingkat SD, dengan kondisi ekonomi orang tua tergolong sedang. Sementara itu yang tidak sekolah, mayoritas kelompok umur 19-22 tahun ditingkat SMP, dengan kondisi ekonomi orang tua tergolong rendah; (d) Dilihat dari jenis kelamin, tingkat pendidikan anak nelayan yang sedang sekolah mayoritas adalah laki-laki sedangkan untuk tingkat pendidikan anak nelayan yang sudah tamat sekolah mayoritas adalah perempuan; (e) Dilihat dari urutan kelahiran, tingkat pendidikan anak yang sedang sekolah mayoritas adalah anak kedua sedangkan untuk tingkat pendidikan anak yang sudah tamat sekolah mayoritas adalah anak pertama. Kata Kunci: Kondisi Sosial Orang Tua, Kondisi Ekonomi Orang Tua, Tingkat Pendidikan Anak

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Ekonomi > Ekonomi Mikro
Ilmu Sosial > Ekonomi > Ekonomi
Divisions: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi
Depositing User: Admin Pendidikan Ekonomi FE
Date Deposited: 13 Apr 2017 03:41
Last Modified: 30 Jan 2019 13:46
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/48662

Actions (login required)

View Item View Item