Determinan Kinerja Guru SMK Kelompok Keahlian Teknologi dan Industri Bidang Keahlian Teknik Mesin

Wagiran, Wagiran (2010) Determinan Kinerja Guru SMK Kelompok Keahlian Teknologi dan Industri Bidang Keahlian Teknik Mesin. S3 thesis, UNY.

[img] Text
disertasi-wagiran-06702261004.swf

Download (40MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui gambaran faktor situasional (kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, imbalan), faktor psikologis (kemampuan guru, komitmen guru, motivasi kerja guru), dan kinerja guru SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta; (2) Menemukan pengaruh faktor situasional dan faktor psikologis terhadap kinerja guru SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta; (3) Merumuskan hubungan kausal kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, imbalan, kemampuan guru, komitmen guru, motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian korelasional dan bersifat expost facto. Penelitian dilakukan di SMK Kelompok Teknologi Industri Bidang Keahlian Teknik Mesin negeri dan swasta di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Populasi penelitian adalah seluruh guru produktif SMK Kelompok Keahlian Teknologi dan Industri, Bidang Keahlian Teknik Mesin di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjumlah 187 orang guru. Sampel sejumlah 155 ditentukan dengan Formula Cohen dengan teknik proportionate random sampling. Data dikumpulkan dengan inventori, lembar pengamatan, dan self assessment. Validasi isi dilakukan dengan expert judgment. Validasi konstruk dilakukan dengan analisis faktor dan reliabilitas ditentukan dengan rumus Alpha Cronbach. Data dianalisis dengan analisis deskriptif, analisis regresi dan analisis jalur. Interpretasi hasil analisis data menggunakan taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, imbalan, kemampuan guru, komitmen guru, motivasi kerja guru, dan kinerja guru termasuk dalam kategori tinggi. Uji hipotesis menunjukkan ada pengaruh signifikan kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, imbalan, kemampuan guru, komitmen guru dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa kemampuan guru dan motivasi kerja guru merupakan faktor psikologis yang lebih dominan dalam menentukan kinerja guru secara langsung. Komitmen guru memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kinerja guru melalui motivasi kerja guru. Faktor situasional yang lebih dominan dalam menentukan kinerja guru secara langsung adalah kepemimpinan kepala sekolah dan imbalan. Budaya sekolah dan imbalan memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kinerja guru melalui kemampuan guru. Dengan demikian upaya peningkatan kinerja guru dapat dilakukan melalui peningkatan kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, imbalan, kemampuan guru, komitmen guru, dan motivasi kerja guru.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: kinerja guru, SMK
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Kejuruan
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Users 57 not found.
Date Deposited: 20 Mar 2017 05:53
Last Modified: 29 Jan 2019 03:46
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/48167

Actions (login required)

View Item View Item