Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SMK Negeri 2 Wonosari Gunungkidul: Studi Kasus

Tamsir, Tamsir (2010) Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SMK Negeri 2 Wonosari Gunungkidul: Studi Kasus. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-tamsir-037225013.swf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi MBS di SMK Negeri 2 Wonosari. Secara terperinci tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kesiapan input-input pendidikan yang mendukung keterlaksanaan program MBS; (2) iklim keterbukaan manajemen sekolah baik dari sisi program kebijakan maupun pengelolaan keuangan; (3) iklim kerjasama antara sesama komunitas sekolah dan komunitas sekolah dengan masyarakat; (4) kemandirian sekolah dalam merencanakan dan melaksanakan program sekolah; 5) ketercapaian sasaran program sekolah; dan 6) kendala-kendala yang dialami sekolah dalam pelaksanaan MBS. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif naturalistik dengan pendekatan studi kasus. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data didapat dengan melakukan trianggulasi dan memperlama waktu penelitian. Analisis data dilakukan sejak pengumpulan data dengan menggunakan model interaktif yang terdiri dari tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa: (1) sekolah telah melakukan berbagai upaya dalam rangka menyiapkan input-input yang diperlukan unuk kesiapan pelaksanaan MBS disekolah meskipun belum optimal; (2) transparansi manajemen telah dilaksanakan dengan baik di bidang program dan kebijakan maupun dibidang keuangan namun secara teknis masih perlu disempurnakan. Sementara pada aspek pertanggungjawaban ketecapaian program dan pengelolaan keuangan, dalam rangka akuntabilitas telah dilakukan dengan baik dengan membuat laporan tertulis kepada komite sekolah, wali murid dan warga sekolah; (3) kerjasama antara warga sekolah dan antara warga sekolah dengan masyarakat telah terjalin dengan baik; (4) sekolah memiliki kemandirian yang ditunjukan dengan melakukan pengembangan struktur organisasi, mengembangkan uraian tugas personil, pengembangan kurikulum dan melaksanakan inovasi pembelajaran dengan memamfaatkan ICT dalam pembelajaran (5) berkaitan dengan ketercapaian sasaran sekolah telah berhasil meningkatkan prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik; dan (6) masih banyak kendala yang dialami antara lain, sulit melakukan perubahan, kultur kerja keras belum sepenuhnya terbangun, kualitas sumberdaya manusia masih perlu ditingkatkan dan sebagian kurang peduli terhadap perubahan. Berdasarkan hasil penelitian dan implikasinya maka disarankan kepada sekolah agar melakukan sosialisasi visi, misi dan program lebih intensif, peningkatan peran warga sekolah, peningkatan kerjasama internal dan eksternal.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: manajemen berbasis sekolah, Sekolah Menengah Kejuruan
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Kejuruan
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Users 57 not found.
Date Deposited: 09 Feb 2017 01:08
Last Modified: 29 Jan 2019 12:09
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/46978

Actions (login required)

View Item View Item