Ketahanan Belajar Kelompok pada Siswa SMA N 6 Yogyakarta.

Trilisiana, Novi (2016) Ketahanan Belajar Kelompok pada Siswa SMA N 6 Yogyakarta. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-novi-trilisiana-14707251007.swf

Download (4MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan (1) pelaksanaan belajar kelompok, (2) kontribusi ketahanan belajar kelompok siswa yang terjadi, dan (3) kontribusi ketidaktahanan belajar kelompok siswa SMA N 6 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengacu pada penelitian etnografi di sekolah. Data primer dikumpulkan di kelas XI IPS selama tiga bulan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terlibat, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dibuat ke dalam transkrip, pengkodean, serta pemunculan tema. Data dianalisis dengan konsep dinamika kelompok dan belajar kooperatif. Penelitian ini menghasilkan tiga hasil penelitian. Pertama, belajar kelompok di SMA N 6 Yogyakarta sebagian besar masih sekadar tugas kelompok. Tema-tema yang muncul dimaknai sebagai belajar kelompok yang tahan maupun yang tidak tahan. Kedua, ketahanan belajar kelompok adalah kelompok belajar dapat tahan dalam kondisi apapun melaksanakan aktivitas belajar kooperatif sehingga menambah pengetahuan, keterampilan, dan sikap anggota kelompok. Kontribusi ketahanan belajar kelompok meliputi: (a) persepsi terhadap esensi belajar kelompok yang kooperatif (kesadaran kolektif) dan tidak individualistik; (b) rasa percaya di antara anggota yang tercipta dari usaha mengenal/menjadi dekat antar anggota; (c) saling bergantung, saling mendukung, saling bekerja sama, saling menolong, dan saling berbagi beban di dalam kelompok; dan (d) tanggung jawab tiap anggota yang diperankan dengan tepat dan proporsional. Ketiga, ketidaktahanan belajar kelompok menimbulkan konflik kelompok yang tidak diselesaikan dan cenderung individualistik sehingga tujuan belajar kelompok menjadi tidak tercapai. Kontribusi ketidaktahanan belajar kelompok yang merupakan faktor pengganggu ketahanan belajar kelompok meliputi: (a) persepsi terhadap esensi belajar kelompok sebagai kompetisi dan egosentrisme; (b) sekadar formalitas karena tuntutan sistem; (c) saling bersaing tanpa peduli kemajuan bersama seperti, bersikap menentang dan mendominasi; dan (d) pragmatisme belajar dengan mendompleng tanggung jawab orang lain.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: etnografi, dinamika kelompok, ketahanan, ketidaktahanan, belajar kelompok
Subjects: Pendidikan > Teknologi Pendidikan
Divisions: Program Pascasarjana > Teknologi Pembelajaran
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 21 Dec 2016 07:20
Last Modified: 09 May 2019 07:50
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/44973

Actions (login required)

View Item View Item