Pengembangan Model Evaluasi Pembelajaran dalam Perspektif Penciptaan Makna Baru pada Grup Nasyid Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Astuti, Kun Setyaning (2009) Pengembangan Model Evaluasi Pembelajaran dalam Perspektif Penciptaan Makna Baru pada Grup Nasyid Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. S3 thesis, UNY.

[img] Text
disertasi-kun-setyaning-astuti-027126004.swf

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model evaluasi pembelajaran dalam perspektif penciptaan makna baru dan mengkaji dampak pembelajarannya pada grup nasyid di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Adapun tahap-tahap yang terdapat pada model evaluasi pembelajaran ini adalah tahap konteks, desain, implementasi dan monitoring, pengukuran produk, dan pemberian keputusan dan rekomendasi. Tahap konteks terdiri dari pengukuran setting dan input, tahap desain terdapat tiga pilihan,yaitu peniruan, penciptaan, dan orisinalitas, tahap implementasi dan monitoring merupakan kegiatan observasi terhadap makna, kualitas dan manfaat pembelajaran, tahap produk meliputi pengukuran output dan outcome, dan tahap terakhir, yaitu pemberian keputusan terhadap tingkat keberhasilan grup nasyid, dan rekomendasi program selanjutnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Unit analisis penelitian ini adalah grup nasyid, dengan populasi seluruh grup nasyid profesional, semi profesional, dan amatir di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling. Adapun prosedur pengembangannya terdiri dari enam tahap, yaitu tahap pra-survey untuk memperoleh data awal dengan teknik observasi partisipatif, tahap penyusunan buku model evaluasi, tahap validasi, tahap implementasi dengan desain pretest – postest control group, tahap analisis model dengan analisis deskriptif dan uji-t, dan tahap revisi produk. Dalam penelitian ini dikembangkan tiga instrumen pengukuran yaitu musikalitas, performansi, dan makna pembelajaran. Instrumen musikalitas dan performansi digunakan untuk mengukur input dan output, sedangkan instrumen pengukuran makna pembelajaran berguna untuk mendukung data outcome. Validitas dan reliabilitas instrumen menggunakan analisis faktor, interrater reliability, dan Lisrel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, model evaluasi pembelajaran penciptaan makna baru efektif untuk mengevaluasi program pembelajaran grup nasyid, karena mampu memotret proses dan tingkat keberhasilan pembelajaran, membedakan kualitas grup nasyid, serta memberikan keputusan dan rekomendasi. Kedua, pembelajaran penciptaan makna baru dapat meningkatkan output dan outcome grup nasyid. Hal ini didasarkan pada analisis uji-t yang menunjukkan signifikansi 0,00 pada taraf 5%, dan analisis MANCOVA yang menunjukkan nilai wilks lamda dan between subject effect 0,00. Adapun temuan penelitian yang diperoleh berdasarkan analisis cross sectional menunjukkan bahwa: (1) peningkatan performansi paling besar terjadi pada grup amatir, dan peningkatan terkecil pada grup profesional, (2) Munsyid yang memiliki musikalitas lebih rendah mencapai kemajuan musikalitas yang lebih tinggi dibandingkan munsyid yang memiliki musikalitas yang lebih tinggi, (3) pada kelompok eksperimen peningkatan musikalitas terbesar terjadi pada grup amatir, di urutan kedua adalah semi profesional, dan diurutan ketiga adalah profesional.

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Program Pasca Sarjana > Program Pasca Sarjana: Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Depositing User: Perpustakaan Program Pascasarjana UNY
Date Deposited: 09 Nov 2016 02:31
Last Modified: 09 Nov 2016 02:31
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/43471

Actions (login required)

View Item View Item