Analisis Asesmen Formatif Fisika SMA Berbantuan Komputer

Kusairi, Sentot (2011) Analisis Asesmen Formatif Fisika SMA Berbantuan Komputer. S3 thesis, UNY.

[img] Text
disertasi-sentot-kusairi-027126012.swf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan model analisis asesmen formatif Fisika berbantuan komputer, (2) mengetahui kharakteristik model analisis asesmen formatif Fisika berbantuan komputer, dan (3) mengetahui kelayakan model analisis asesmen formatif Fisika berbantuan komputer. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan (research and development). Mengingat model yang dikembangkan dalam penelitian ini menjadi bagian tidak terpisahkan dalam proses pembelajaran fisika, penelitian pengembangan ini mengikuti salah satu model pengembangan desain pembelajaran (instructional design) yang dikemukakan oleh Dick dan Carey. Dalam model desain pembelajaran ini, siklus pengembangan terdiri atas 6 (enam) fase yakni: (1) fase analisis kebutuhan (need analysis), (2) fase analysis front-end (front-end analysis) (3) fase desain (design), (4) fase pengembangan (development), dan (5) fase implementasi (implementation), dan (6) fase evaluasi (evaluation). Penelitian melibatkan beberapa Sekolah Menengah Atas di Kota Malang mulai Maret 2010 sampai dengan September 2010. Sebagai validator dalam pengembangan adalah kelompok diskusi guru fisika yang terdiri dari 6-8 orang guru fisika dari beberapa sekolah menengah yang berbeda, pakar penilaian pendidikan, dan pakar pembelajaran fisika. Guru SMA yang tergabung dalam MGMP Fisika juga dilibatkan untuk memberikan masukan pada produk yang telah dikembangkan. Hasil pengembangan merupakan model analisis asesmen formatif fisika berbantuan komputer. Karakteristik model analisis AAFF adalah sebagai berikut: (1) model AAFF dapat menggali kelemahan dan kesulitan belajar siswa berkaitan dengan materi pembelajaran baik klasikal maupun individual; (2) model analisis dapat memberikan umpan balik pada siswa tentang hasil tes; (3) model AAFF dapat menghasilkan pengelompokan siswa berdasarkan kesulitan belajar atau siswa yang menderita miskonsepsi atau kesulitan tertentu; dan (4) model AAFF dapat menentukan siswa yang menjawab tidak konsisten. Model AAFF hanya cocok digunakan untuk tes pilihan ganda dengan syarat tertentu sebagai berikut: (1) terdapat empat pilihan jawaban, satu jawaban benar dan tiga pilihan pengecoh yang rasional dan dapat dijabarkan deskriptornya; (2) tes terdiri atas beberapa kelompok butir dengan indikator tertentu; dan (3) jumlah butir untuk setiap indikator lebih dari dua dan ganjil.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: asesmen formatif, fisika, berbantuan komputer
Subjects: Pendidikan > Teknologi Pendidikan
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Divisions: Program Pascasarjana > Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Depositing User: Users 57 not found.
Date Deposited: 17 Oct 2016 01:55
Last Modified: 29 Jan 2019 03:40
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/42368

Actions (login required)

View Item View Item