MODEL REHABILITASI PENYANDANG KORBAN NARKOBA MELALUI SINERGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI WILAYAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Ibnu Syamsi, M.Pd. (2007) MODEL REHABILITASI PENYANDANG KORBAN NARKOBA MELALUI SINERGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI WILAYAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. [Experiment/Research]

[img]
Preview
Text
Ibnu_Syamsi.pdf

Download (9kB) | Preview

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) terciptanya upaya rehabilitasi medik, psikologik, pendidikan, sosial, dan kekaryaan bagi remaja kurban narkoba, (2) terbinanya remaja kurban narkoba melalui program rehabilitasi, sehingga pen¬derita kurban narkuba mampu melaksanakan fungsi sosialnya da¬lam tatanan dan kehidupan bermasyarakat, (3) adanya perubahan perilaku yang positif bagi masyarakat dan meningkatnya kesadaran untuk ikut berperan serta secara aktif dalam usaha kesejahteraan bagi kurban narkoba di lingkungannya, (4) membantu mengubah peran masyarakat sebagai penerima pelayanan, menjadi pelaku dalam program usaha kesejahteraan bagi penyandang kurban narkoba, (5) terhimpunnya sumber-sumber potensi masyarakat baik daya maupun dana untuk dimanfaatkan usaha kesejahteraan sosial bagi remaja kurban narkoba dan masyarakat pada umumnya, (6) meningkatkan fungsi dan peranan, serta koordinasi kegiatan orga¬nisasi sosial masyarakat dalam bidang rehabilitasi dan usaha kesejahteraan sosial bagi penyandang kurban narkoba di wilayah¬nya masing-masing. Lokasi penelitian akan dilaksanakan di kota Yogyakarta, Bantul, dan Sleman, diduga kota-kota tersebut terdapat penyandang kurban narkuba yang belum mendapatkan sentuhan layanan rehabi¬litasi, baik dari pemerintah maupun lembaga swadaya masya¬rakat. Metode pengumpulan data dalam penelitian tahun pertama melalui survey, dan tahun berikutnya melalui penelitian tindakan. Analisis data dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuanti¬tatif. Hasil penelitian tahun pertama: (1) diperolehnya data dasar potensi desa di wilayah penelitian, (2) diperoleh data 16 remaja kurban narkoba, need assessment, dan penyebarannya, (3) berhasil dirintis sejumlah 15 orang kader model RMSPM dan modul untuk pelatihannya di wilayah penelitian, (5) dapat dirintis upaya-upaya penggalian dana untuk menunjang program kegiatan RMSPM, (6) melalui penyuluhan, diupayakan dapat berhasil ditanamkan suatu pengertian dan kesadaran baru bagi warga masyarakat, khususnya orang tua atau keluarga penyandang kurban narkuba mengenai pentingnya memberikan layanan rehabilitasi bagi penyandang kurban narkuba di lingkungan tempat tinggalnya. Kata kunci: model rehabilitasi remaja kurban narkoba berbasis masyarakat FIP, 2007 (PEND. LUAR BIASA)

Item Type: Experiment/Research
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Luar Biasa
LPPM
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) > Pendidikan Luar Biasa
Date Deposited: 14 Aug 2012 04:46
Last Modified: 02 Oct 2019 02:15
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/4186

Actions (login required)

View Item View Item