Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan di Dinsosnakertrans Kabupaten Kulon Progo

Sayfudin, Mohammad Nur Amin (2016) Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan di Dinsosnakertrans Kabupaten Kulon Progo. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-muhammad-nur-amin-sayfudin-14702251043.swf

Download (8MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pola pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan (PPK) di Dinsosnakertrans (Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi) Kabupaten Kulon Progo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan paradigma etnografi. Setting penelitian dilakukan di lembaga penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan kejuruan Kabupaten Kulon Progo yaitu Dinsosnakertrans, Dikmenjur dan UPTD BLK. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas Dinsosnakertrans, Kepala Bidang Tenaga Kerja, Kepala Bidang Kurikulum dan Penjaminan Mutu SMK, Instruktur/Staff UPTD BLK dan peserta didik pada kejuruan Las Listrik, Boga, Menjahit dan Bordir BLK dengan menggunakan teknik wawancara, dokumen dan observasi partisipan. Analisis data yang digunakan adalah model Miles and Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, display data dan kesimpulan. Pada reduksi dan display data dilakukan melalui pengkodean yaitu mengidentifikasi tema unik yang muncul dengan kode, mengumpulkan dan mengaitkan tema relevan. Kemudian dalam menarik kesimpulan dilakukan dengan analisis induksi yang berorientasi pada eksplorasi, pengungkapan dan logika induktif. Hasil penelitian yang didapat adalah bahwa pola penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan di Dinsosnakertrans Kabupaten Kulon Progo diorientasikan pada pembentukan wirausahawan baru dengan mempertimbangkan aspek potensi sumber daya manusia, potensi daerah dan potensi teknologi yang disesuaikan dengan aspek budaya masyarakat/kemampuan setempat. Pola pengembangan diri peserta didik diawali dengan orientasi peserta didik yaitu melakukan pengembangan usaha, pembukaan usaha baru dan bekerja di industri. Orientasi tersebut selanjutnya diakomodir melalui Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan baik melalui interaksi dengan instruktur, peergroup maupun praktisi industri. Kemudian setelah proses Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan selesai dilakukan penyelenggara memberikan bantuan baik berupa peralatan, akses peralatan maupun pemagangan agar orientasi peserta didik dapat tercapai.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: pola, PPK, SDM, etnografi.
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Kejuruan
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 26 Sep 2016 03:31
Last Modified: 09 May 2019 07:40
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/41669

Actions (login required)

View Item View Item