KEEFEKTIFAN MODEL AIR (AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION) DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK BERITA SISWA KELAS VIII SMPN 1 MINGGIR

Oktaviani, Kurniani (2016) KEEFEKTIFAN MODEL AIR (AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION) DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK BERITA SISWA KELAS VIII SMPN 1 MINGGIR. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI.pdf

Download (9MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui adanya perbedaan kemampuan menyimak berita yang signifikan antara siswa yang mendapat pembelajaran menyimak berita dengan model AIR dan siswa yang mendapat pembelajaran menyimak berita dengan metode konvensional pada siswa kelas VIII SMPN 1 Minggir, (2) menguji keefektifan model AIR yang digunakan dalam pembelajaran menyimak berita pada siswa kelas VIII SMPN 1 Minggir. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMPN 1 Minggir. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling dengan pengundian. Berdasarkan teknik tersebut, kelas VIII D ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII E sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan menyimak berita. Validitas yang digunakan adalah validitas konstruk dan validitas isi. Validitas konstruk dilakukan dengan cara expert judgment sedangkan validitas isi dilakukan dengan bantuan program Iteman. Reliabilitas butir soal menggunakan reliabilitas Alpha Cronbach yang dihitung menggunakan program Iteman. Hasil pengujian prasyarat analisis menggunakan program SPSS 16.0 dan menunjukkan bahwa skor pretes dan postes berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya penghitungan uji beda menggunakan uji-t. Hasil uji-t skor postes kelompok kontrol dan eksperimen menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel (3,282 > 1.998971) dan nilai p lebih kecil dari taraf signifikansi sebesar 0,05 (0.002 < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan menyimak yang signifikan antara siswa yang mendapat pembelajaran menyimak berita dengan model AIR dan siswa yang mendapat pembelajaran menyimak berita dengan metode konvensional. Berdasarkan analisis uji-t data pretes dan postes kemampuan menyimak berita kelompok eksperimen diperoleh nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (3,228 > 2,039513) dan nilai p lebih kecil daripada taraf signifikansi sebesar 0,05 (0,003 < 0,05) sedangkan hasil analisis uji-t data pretes dan postes kemampuan menyimak berita kelompok kontrol diperoleh thitung lebih kecil dari nilai ttabel (0,444 < 2,039513) dan nilai p lebih besar daripada taraf signifikansi sebesar 0,05 (0,660 > 0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa model AIR efektif digunakan dalam pembelajaran menyimak berita pada siswa kelas VIII SMPN 1 Minggir.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa dan Sastra Indonesia
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Admin Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS
Date Deposited: 23 Sep 2016 00:44
Last Modified: 30 Jan 2019 10:58
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/41358

Actions (login required)

View Item View Item