Implemintasi Kurikulum 2013 dalam Pelaksanaan Pembelajaran Di SMP Negeri 8 Yogyakarta

Mastur, Mastur (2016) Implemintasi Kurikulum 2013 dalam Pelaksanaan Pembelajaran Di SMP Negeri 8 Yogyakarta. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-mastur-13707251007.swf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) perencanaan pembelajaran K-13, (b) pelaksanaan pembelajaran K-13, (c) pelaksanaan penilaian K-13, dan (d) faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan pembelajaran dalam rangka mengimplemintasikan Kurikulum 2013 dalam pelaksanaan pembelajaran di SMP N 8 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah personel yang berkaitan dengan implemintasi Kurikulum 2013 dalam pelaksanaan pembelajaran di SMP Negeri 8 Yogyakarta yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, guru, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan cara ketekunan pengamatan, triangulasi data dan pemeriksaan data. Data penelitian ini dianalisis secara terus-menerus sejak awal pengumpulan data. Pada prosesnya terdiri dari atas tiga tahapan yang saling terkait yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan 4 temuan. Pertama, perencanaan implemintasi kurikulum di awal pelaksanaan di SMP Negeri 8 Yogyakarta terkesan tergesa. Sehingga berbagai persoalan mengenai kurangnya pemahaman guru, lambatnya pendistribusian buku pedoman kurikulum 2013 dan kedangkalan serta kesalahan konsep buku teks pelajaran tidak mampu terlaksana dengan baik di awal pelaksanaan. Kedua, perencanaan pembelajaran dilakukan dengan menerjemahkan ide dan konsep Kurikulum 2013 terlebih dahulu, kemudian disusunlah RPP yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada standar isi dan silabus. Pengembangan RPP dan instrumen penilaian dilakukan bersama forum MGMP. Penyusunan RPP dan instrumen penilaian dianggap terlalu administratif dan membutuhkan waktu yang banyak, sehingga dapat menghambat penyusunan materi dan strategi pembelajaran. Ketiga, pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan ilmiah (saintifik). Dalam prosesnya, pendekatan ini selain membutuhkan waktu yang banyak, juga dianggap kurang cocok diterapkan untuk mata pelajaran matematika secara sintak. Keempat, penilaian hasil belajar oleh guru dilakukan dengan menggunakan tes dan nontes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek, penggunaan portofolio, dan penilaian diri. Pada proses pelaksanaannya format penilaian ini dianggap terlalu banyak dalam penggunaan waktu dan kurang efektif.

Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: implemintasi, kurikulum 2013, pelaksanaan pembelajaran
Subjects: Pendidikan > Teknologi Pendidikan
Divisions: Program Pascasarjana > Teknologi Pembelajaran
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 05 Aug 2016 07:30
Last Modified: 09 May 2019 07:28
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/38953

Actions (login required)

View Item View Item