MAKNA INDHANG DALAM KESENIAN EBEG & LENGGER DI BANYUMAS

Drs. Wien Pudji Priyanto Djuli Pitoyo, M. Pd. MAKNA INDHANG DALAM KESENIAN EBEG & LENGGER DI BANYUMAS. UNSPECIFIED. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
Makna_Indhang_artikel.pdf

Download (57kB) | Preview

Abstract

Kesenian Lengger merupakan salah satu bentuk kesenian yang dilaksanakan berkaitan dengan upacara syukuran keberhasilan pasca panen di daerah Banyumas. Pementasan kesenian lengger ini terbagi menjadi empat babak yaitu, (1) babak Gambyongan, (2) babak Badutan, (3) babak Ebeg-ebegan (Jathilan) dan, (4) babak Baladewan. Menurut masyarakat Banyumas kesenian lengger memiliki lambang kesuburan. Dalam kesenian lengger, di antara penari pada saat menari ada yang dirasuki Indhang, sehingga dalam pementasannya memiliki kemampuan, keterampilan, kekuatan dan daya tarik yang tinggi dan mempesona. Indhang ini tidak mudah datang begitu saja tetapi diperoleh dengan cara menjalankan Laku yaitu bersemadi/konsentrasi di tempat yang dianggap keramat baik oleh kelompok kesenian maupun masyarakat setempat. Kedatangan indhang dalam kesenian Lengger sangat berarti bagi penari karena akan membawa berkah, rizki, pamor, dan dapat mengobati orang yang sakit. Indhang lengger ini dapat juga merasuk ke penari Ebeg dengan cara ndadi atau trance sehingga penari akan berbuat sesuatu di luar kemampuan dirinya. Pada zaman sekarang, kesenian Lengger mengalami perubahan fungsi dan perubahan dalam berbagai hal. Fungsi kesenian Lengger sekarang yakni sebagai seni pertunjukan pada berbagai acara, seperti acara pernikahan, acara khitanan, acara syukuran atas keberhasilan seseorang, dan sebagainya. Perkembangan dalam kesenian Lengger yang dulu ditarikan oleh laki-laki sekarang oleh perempuan, gerak-gerak yang dulu mengandung unsur erotis dan terkesan tidak tertata sekarang gerak-geraknya sudah diperhalus dan dibakukan. Kata Kunci : Ebeg, Indhang dan Lengger.

Item Type: Other
Subjects: Seni dan Budaya > Seni Tari
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari
Depositing User: Drs. Wien Pudji Priyanto Djuli Pitoyo, M.Pd
Date Deposited: 10 Aug 2012 01:53
Last Modified: 10 Aug 2012 01:53
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/3847

Actions (login required)

View Item View Item