LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA Disusun sebagai Syarat Ujian Praktik Pengalaman Lapangan Bimbingan dan Konseling

Adiati Mustikaningsih, Adiati Mustikaningsih (2014) LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA Disusun sebagai Syarat Ujian Praktik Pengalaman Lapangan Bimbingan dan Konseling. laporan ppl.

[img]
Preview
Text
BK_11104241060_ AdiatiMustika.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Bimbingan dan Konseling di Sekolah merupakan salah satu kegiatan yang bersifat intrakurikuler sehingga harus dilaksanakan oleh setiap mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling. Kegiatan ini dalam rangka peningkatan ketrampilan dan pemahaman mengenai berbagai pemberian berbagai bentuk program layanan bimbingan dan konseling serta kependidikan yang dapat diberikan oleh seorang guru pembimbing, dalam rangka memenuhi persyaratan pembentukan tenaga kependidikan yang bertugas memberikan layanan bimbingan di sekolah yang profesional. Pelaksanaan program PPL dimulai dari tanggal 2 Juli sampai 17 Oktober 2014 di SMK Negeri 3 Yogyakarta yang berlokasi di Jl. RW. Mongonsidi 2A, Yogyakarta. Selama kegiatan, praktikan melaksanakan berbagai program kerja yang bertujuan untuk memfasilitasi proses layanan bimbingan dan konseling, serta pengoptimalan potensi siswa. Pada realisasinya kegiatan berjalan sesuai dengan target yang sudah direncanakan. Kegiatan PPL ini dilaksanakan pada saat ada jam mata pelajaran lain kosong atau setelah KBM selesai dikarenakan tidak ada jam masuk kelas khusus BK. Program yang diselenggarakan pada kegiatan PPL, disusun untuk mengoptimalkan tugas perkembangan dan potensi yang dimiliki siswa. Selain itu, juga untuk melatih praktikan sebelum terjun ke lapangan kerja nantinya. Hasil yang diperoleh oleh mahasiswa PPL dalam melaksanakan kegiatan PPL di SMK N 3 Yogyakarta berupa praktikan melakukan need asesmen sebagai dasar menyusun program. Bimbingan klasikal yang dilakukan oleh praktikan kepada kelas XII dengan jumlah 5 kelas. Hasilnya siswa dapat memahami dan menentukan masa depan karir yang akan siswa jalani. Hasil dari layanan konseling individu adalah konseli menyadari apa yang harus dilakukan dan menjadi tanggungjawabnya untuk mengatasi permasalahannya. Metode bimbingan yang dilakukan praktikan cukup bervariasi, yaitu ceramah, pemberian tugas, games, dan career map.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Praktik Pengalaman Lapangan, Bimbingan dan Konseling
Subjects: LPPMP - Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan
Divisions: LPPMP - Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan
Depositing User: LPPMP UNY
Date Deposited: 01 Aug 2016 02:06
Last Modified: 01 Aug 2016 02:06
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/38036

Actions (login required)

View Item View Item