Madrasah Mu'allimat Muhammadiyah Yogyakarta masa Orde Baru (1974-1998)

Fathnurrohma, Irza (2016) Madrasah Mu'allimat Muhammadiyah Yogyakarta masa Orde Baru (1974-1998). S1 thesis, FIS.

[img] Slideshow (Skripsi Digital)
Skripsi Full 12406241044.swf

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) latar belakang berdirinya madrasah di Yogyakarta, (2) perkembangan Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta pada masa Orde Baru (1974-1998), (3) pengaruh kebijakan pemerintah Orde Baru terhadap Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah oleh Kuntowijoyo yang terdiri dari 5 tahap. Tahap yang pertama adalah pemilihan topik. Tahap kedua adalah pengumpulan sumber baik sumber primer maupun sekunder. Tahap ketiga adalah verifikasi atau kritik sumber. Tahap keempat adalah interpretasi untuk menafsirkan fakta-fakta sejarah yang ditemukan. Tahap kelima adalah historiografi atau penulisan sejarah. Sumber yang digunakan seperti arsip, buku rekap, Laporan Pertanggung Jawaban Madrasah Mu’allimat, majalah Suara Muhammadiyah dan lain-lain. Hasil penelitian ini adalah: (1) Latar belakang berdirinya madrasah di Yogyakarta meliputi perkembangan madrasah sebelum Orde Baru, perkembangan madrasah masa Orde Baru dan latar belakang berdirinya Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta. Madrasah tumbuh karena masjid-masjid dirasa penuh untuk proses belajar dan berkembangnya ilmu pengetahuan. Madrasah sebelum dan masa Orde Baru diatur oleh Kementrian Agama Republik Indonesia. Salah satu madrasah yang merasakan kebijakan pendidikan Orde Baru ialah Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan. (2) Perkembangan Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta masa Orde Baru (1974-1998) meliputi sistem pendidikan, kurikulum, sarana prasarana, tenaga pengajar dan peserta didik. Perkembangannya mengikuti kurikulum yang ditetapkan Kementrian Agama dan kurikulum Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta. Peserta Didik dapat menempuh jenjang 6 tahun dengan pembagian jenjang yaitu 3 tahun jenjang Tsanawiyah dan 3 tahun jenjang Aliyah. (3) Pengaruh kebijakan pemerintah Orde Baru terhadap Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta menjadikan Madrasah Mu’allimat dapat mengikuti ujian persamaan. Lulusan Madrasah Mu’allimat mendapatkan ijazah formal yang dapat digunakan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi walaupun fungsi kaderisasi Muhammadiyah sedikit mengalami penurunan. Kata kunci: Madrasah Mu’allimat, Muhammadiyah, Yogyakarta, Orde Baru.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sejarah
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Admin Pendidikan Sejarah FIS
Date Deposited: 28 Jul 2016 00:43
Last Modified: 30 Jan 2019 10:04
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/37795

Actions (login required)

View Item View Item