Peran LSM Dalam Menangani Masalah Kekerasan Pada Anak (Studi Kasus Di LSM Rifka Annisa Yogyakarta)

Dewi, Libriana Candra (2016) Peran LSM Dalam Menangani Masalah Kekerasan Pada Anak (Studi Kasus Di LSM Rifka Annisa Yogyakarta). S1 thesis, FIS.

[img] Other (Skripsi Digital)
Skripsi Full 11413244029.swf

Download (4MB)

Abstract

Tingginya masalah kekerasan pada anak yang masuk di daftar laporan beberapa lembaga pemerhati anak seperti LSM adalah hal yang melatarbelakangi penelitian ini dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran LSM dalam menangani masalah kekerasan pada anak. Studi kasus penelitian ini adalah di LSM Rifka Annisa Yogyakarta. Kajian tentang peran LSM dalam menangani masalah kekerasan pada anak ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan beberapa kriteria yaitu beberapa konselor dari LSM Rifka Annisa yang mengetahui, serta menangani masalah kekerasan pada anak yang masuk. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data penelitian ini menggunakan analisis model interaktif Miles dan Huberman, mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga proses penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kasus kekerasan pada anak yang paling banyak terjadi selama ini adalah kekerasan seksual sampai dengan incest, dan LSM memiliki peran yang penting dalam upaya mengatasi masalah tersebut. Pertama, dari segi preventif dengan gencar melakukan sosialisasi dan kampanye anti kekerasan serta dengan upaya mengadvokasi kebijakan pemerintah. Kedua, secara edukatif dengan diskusi rutin dan terjun langsung ke sekolah-sekolah dengan program Rifka Goes To School. Ketiga, secara kuratif dengan memberi bantuan konseling dan pendampingan. Baik itu pendampingan secara diversi, ataupun melalui jalur peradilan. Tak hanya pendampingan di awal, namun pendampingan sampai tuntas, sampai dengan tahap pengawasan atau monitoring. Sehingga, korban kekerasan anak diharapkan dapat berdaya dan memulai kehidupannya seperti anak normal lainnya. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa masih kurang kuatnya kerjasama yang baik dari semua pihak dalam menyikapi masalah kekerasan pada anak sehingga dapat menghambat peran LSM. Terbukti dari kurang kooperatifnya keluarga korban, keterbatasan fisik/mental korban, dan peran media massa yang melebih-lebihkan berita. Kata kunci: Peran, LSM, Kekerasan, Anak

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 24 Jun 2016 00:56
Last Modified: 30 Jan 2019 09:44
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/35307

Actions (login required)

View Item View Item