Manajemen Perawatan Bengkel Otomotif Smk Negeri 2 Wonosari Gunungkidul

Gunadi, Gunadi (2010) Manajemen Perawatan Bengkel Otomotif Smk Negeri 2 Wonosari Gunungkidul. S2 thesis, UNY.

[img] Text
tesis-gunadi-027225014.swf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen perawatan di bengkel Teknik Otomotif SMK Negeri 2 Wonosari Kabupaten Gunungkidul, yang meliputi tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian perawatan. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data melibatkan semua pengelola terdiri dari kepala sekolah, ketua program studi, kepala bengkel, guru dan teknisi. Pemilihan responden bersifat purposif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman dengan empat kegiatan pokok: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diperoleh dengan memperhatikan: (1) kredibilitas yang dilakukan melalui memperpanjang keikutsertaan, ketekunan pengamatan, melakukan member check, pengecekan teman sejawat, triangulasi dan kajian kasus negatif; dan (2) dependabilitas yang dilakukan dengan checking data dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi bengkel belum mencerminkan replika dari industri dilihat dari teknologi obyek praktik yang ter golong cukup lama, penataan bengkel yang kurang baik serta jumlah fasilitas dan peralatan terbatas. Rasio guru dan siswa belum ideal (kurang), dan teknisi belum sesuai dari segi jumlah dan kompetensinya. Perencanaan perawatan bengkel mengacu kepada dokumen sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 yang meliputi inventaris, jadwal, bahan dan alat praktik serta kontrol administrasi yang bersifat bottom up. Pengorganisasian perawatan bengkel dilaksanakan oleh personil perawatan dan perbaikan (MR) tetapi jumlah dan kompetensinya kurang. Administrasi pelaksanaan perawatan bengkel belum terlaksana sesuai dengan sistem manajemen mutu. Kegiatan perawatan sebagian besar bersifat korektif yang melibatkan guru dan siswa. Beber apa guru dan teknisi belum berbudaya mutu, etos kerja, komitmen, loyal serta kepedulian perawatan yang rendah. Minimnya pendanaan dan suku cadang menyebabkan kegiatan perawatan tidak berjalan dengan optimal. Mekanisme pengadaan barang dan bahan oleh dinas pendidikan kabupaten dirasakan belum efektif. Pengendalian pengawasan perawatan dilakukan oleh Wakasek IV, Wakil Manajemen Mutu ISO dan ketua program (Kaprog). Perawatan bengkel belum terlaksana dengan baik ditinjau dari kondisi fasilitas bengkel dan administrasinya. Hambatan pelaksanaan perawatan terletak pada sumber daya manusia, pendanaan dan kebijakan yang kurang berjalan dengan baik.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Kejuruan
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 21 Jun 2016 07:55
Last Modified: 09 May 2019 07:17
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/35046

Actions (login required)

View Item View Item