LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK NEGERI 1 NANGGULAN

Adi Purwanto, Adi Purwanto (2015) LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK NEGERI 1 NANGGULAN. laporan ppl.

[img]
Preview
Text
adi purwanto_12501241041_smkn 1 nanggulan.pdf

Download (192MB) | Preview
[img]
Preview
Text
adi purwanto_12501241041_smkn 1 nanggulan.pdf

Download (192MB) | Preview
[img]
Preview
Text
adi purwanto_12501241041_smkn 1 nanggulan.pdf

Download (192MB) | Preview

Abstract

Praktik Pengalaman Lapangan merupakan mata kuliah yang wajib ditempuh sebagai syarat dalam menyelesaikan gelar sarjana pendidikan di Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan PPL ini bertujuan untuk memberikan pengalaman dan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dikuasainya ke dalam kehidupan nyata di sekolah. Praktik Pengalaman Lapangan merupakan kegiatan pembelajaran di sekolah. Kegiatan pembelajaran dimulai dari melakukan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan persiapan diantaranya pembuatan administrasi guru yang meliputi: Silabus, RPP, materi ajar, modul praktik, dll. Kegiatan pelaksanaan yaitu melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Kegiatan evaluasi yaitu melakukan evaluasi hasil mengajar dan penilaian hasil belajar siswa. Pelaksanaan PPL dilaksanakan dalam beberapa tahap yaitu dimulai dari pembelajara mikro, observasi sekolah, pembekalan PPL, dan pelaksanaan PPL yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Nanggulan. Pelaksanaan PPL dimulai pada tanggal 10 Agustus 2015 sampai 12 September 2015. Praktik Pengalaman Lapangan di SMK Negeri 1 Nanggulan ini mahasiswa praktikan mengampu mata pelajaran produktif di Jurusan Teknik Elektronika Industri. Mahasiswa PPL mengampu 2 mata pelajaran yaitu mata pelajaran Mengoperasikan Power Supply Elektronika Industri untuk kelas X Teknik Elektronika Industri dan mata pelajaran Instalasi Kelistrikan Motor 1 Phasa dan 3 Phasa untuk kelas XI Teknik Elektronika Industri. Mahasiswa praktikan mengajar selama 6 kali pertemuan yaitu 4 kali pertemuan untuk kelas X dan 2 kali pertemuan untuk kelas XI. Pembelajaran dilaksanakan menggunakan model konvensional dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan kerja kelompok. Hal ini dilaksanakan karena melihat kondisi sarana dan prasarana pembelajaran di sekolah yang kurang memadai seperti minimnya peralatan praktik, kondisi ruang kelas yang tidak kondusif, dll. Hasil pembelajaran selama PPL yaitu berdasarkan daya serap siswa rata-rata kelas X Teknik Elektronika Industri dalam menerima materi pembelajaran Mengoperasikan power supply elektronika industri adalah 84,7%. Sedangkan daya serap siswa rata-rata kelas XI Teknik Elektronika Industri dalam menerima materi pembelajaran Instalasi Kelistrikan Motor 1 phasa dan 3 phasa adalah 77,7%. Berdasarkan daya serap siswa tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran produktif kelas X dan kelas XI Teknik Elektronika Industri dapat dikatakan tuntas dalam pembelajaran, karena lebih dari angka prosentase 65%.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Daya serap siswa, Elektronika Industri, PPL
Subjects: LPPMP - Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan
Divisions: LPPMP - Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan
Depositing User: LPPMP UNY
Date Deposited: 14 Jun 2016 02:14
Last Modified: 14 Jun 2016 02:14
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/34471

Actions (login required)

View Item View Item