Pengembangan Model Uji Kompetensi Keahlian Teknik Pengelasan pada Proses Sertifikasi Guru SMK Program Studi Keahlian Teknik Mesin

Basyirun, Basyirun (2014) Pengembangan Model Uji Kompetensi Keahlian Teknik Pengelasan pada Proses Sertifikasi Guru SMK Program Studi Keahlian Teknik Mesin. S3 thesis, UNY.

[img] Text
disertasi-basyirun-08702261022.swf

Download (9MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan: (1) model uji kompetensi keahlian teknik pengelasan guru SMK program studi teknik keahlian mesin beserta perangkatnya berdasarkan tuntutan kompetensi guru SMK abad 21 yang selanjutnya diterapkan pada proses sertifikasi guru; (2) model uji kompetensi keahlian teknik pengelasan guru SMK program studi teknik keahlian mesin dan perangkatnya yang memenuhi kriteria efektif, efisien, praktis, terlaksana, dan berfungsi baik, yang dapat diterapkan pada proses sertifikasi guru. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan yang berguna untuk menghasilkan dan menguji keefektifan, keefisienan, keterlaksanaan produk tertentu. Tahapan pengembangan terdiri dari empat fase, yaitu: (1) investigasi awal; (2) perancangan; (3) konstruksi/realisasi; dan (4) validasi, uji coba, dan revisi. Produk yang dihasilkan dari tahapan-tahapan tersebut divalidasi oleh ahli materi dan uji kompetensi teknik pengelasan serta ahli pendidikan teknologi kejuruan. Penilaian dilakukan sebanyak tiga kali yaitu: (a) pra-uji coba terbatas, (b) setelah uji coba terbatas, dan (c) setelah uji coba diperluas. Pada pra-uji coba terbatas, penilaian dilakukan oleh pakar pendidikan, pakar uji kompetensi teknik pengelasan, dan ahli pendidikan teknologi kejuruan. Sedangkan pada uji coba terbatas dan diperluas, penilaian dilakukan instruktur dan asesor teknik pengelasan. Tingkat kepakaran antar penilai terhadap hasil penilaiannya dianalisis dengan statistik Coefficient Cohen’s Kappa dan Percentage of Agreements. Subjek penelitian adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT-UNNES Semarang (calon guru) yang mengikuti mata kuliah praktik las TIG dan MIG. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Model Uji Kompetensi Keahlian pada Proses Sertifikasi Guru Teknik Pengelasan (Model Uji K2TP-Guteksin) dengan kriteria keefektifan rata-rata 92,00 %, efisiensi rata-rata 93,63 %, kepraktisan rata- rata 94,50 % dan keterlaksanaan rata-rata 92,00 %. (2) Perangkat model meliputi buku panduan model dengan kriteria sangat baik (rata-rata 3,88), modul-modul pembelajaran/pelatihan dan uji dengan kriteria baik (rata-rata 3,69), dan lembaran cek kemampuan dan rubrik penilaian (justifikasi) peserta diklat/uji dengan kriteria baik (rata-rata 3,62). Hasil pengamatan aktivitas respon peserta diklat/uji adalah sangat baik (rata-rata 3,81), aktivitas instruktur adalah baik (rata-rata 3,30) dan aktivitas asesor adalah baik (rata-rata 3,19). Model tersebut berfungsi baik untuk menumbuhkan semangat peserta uji (guru/calon guru teknik pengelasan) untuk penguasaan kompetensi keahliannya sehingga diusulkan menjadi Model Uji K2TP- Guteksin abad 21.

Item Type: Thesis (S3)
Uncontrolled Keywords: model uji kompetensi, sertifikasi guru SMK, keahlian teknik pengelasan
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Kejuruan
Divisions: Program Pascasarjana > Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Depositing User: Perpustakaan Pascasarjana
Date Deposited: 25 May 2016 07:19
Last Modified: 09 May 2019 07:15
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/33361

Actions (login required)

View Item View Item