PENGASUHAN ANAK DALAM KELUARGA DENGAN AYAH YANG BEKERJA SEBAGAI PENGEMUDI MOBIL TRUK ANTARPROVINSI DI DESA RAJABASA LAMA

Setiana, Heni (2016) PENGASUHAN ANAK DALAM KELUARGA DENGAN AYAH YANG BEKERJA SEBAGAI PENGEMUDI MOBIL TRUK ANTARPROVINSI DI DESA RAJABASA LAMA. S1 thesis, FIS.

[img] Other (Skripsi Digital)
Skripsi Full 12413241009.swf - Published Version

Download (6MB)

Abstract

Kehadiran ayah dan ibu dalam pengasuhan memiliki fungsi yang berbeda, karena keduanya memiliki cara yang berbeda dalam pengasuhan anak. Kesibukan ayah yang bekerja sebagai pengemudi mobil truk antarprovinsi membuat waktu seorang ayah banyak dihabiskan dalam perjalanan mengantarkan barang dari provinsi ke provinsi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengasuhan anak dalam keluarga dengan ayah yang bekerja sebagai pengemudi mobil truk antarprovinsi dan dampak pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua terhadap anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dijabarkan secara deskriptif dengan sumber data yang terdiri dari pekerja pengemudi truk antarprovinsi, istri dari pekerja pengemudi truk antarprovinsi, serta tetangga dengan subyek penelitian adalah 12 orang. Teknik pemilihan subyek yang digunakan adalah purposive sampling. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber, serta analisis data menggunakan analisis interaktif Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengasuhan yang diterapkan pada keluarga dengan ayah yang bekerja sebagai pengemudi mobil truk antarprovinsi di Desa Rajabasa Lama memiliki keberagaman gaya pengasuhan, yaitu demokratis, permisif, dan otoriter. Gaya pengasuhan tersebut ada yang digunakan dalam satu waktu dan adapula yang menggunakannya secara bergantian sesuai dengan kebutuhan. Gaya pengasuhan demokratis diterapkan oleh keluarga dengan mengajak anak berdiskusi memutuskan sesuatu, seperti menu makanan sehari-hari, pakaian, dan barang yang akan digunakan oleh anak. Gaya pengasuhan permisif diterapkan oleh orang tua seperti aktivitas bermain anak di siang hari dan kegiatan ekstrakulikuler yang dipilih anak. Orang tua tidak banyak mengawasi ataupun menentukan yang dilakukan oleh anak. Gaya pengasuhan otoriter digunakan dengan membuat peraturan tegas waktu belajar anak. Gaya pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua memberikan dampak kepada anak. Dampak gaya pengasuhan demokratis adalah anak menjadi bertanggung jawab dalam beberapa aktivitas, anak mendapatkan tempat berbagi cerita dengan orang tua, dan anak menjadi mandiri. Dampak gaya pengasuhan permisif membuat anak menjadi agresif karena sudah terbiasa mendapatkan yang diinginkannya dari orang tua dan bebas melakukan sesuatu sehingga apabila orang tua memberikan batasan dan nasehat maka anak tidak akan patuh. Dampak gaya pengasuhan otoriter yaitu membuat anak ragu-ragu dengan tindakan yang akan dilakukan karena akan mendapatkan sanksi maka anak menjadi mentaati peraturan yang dibuat. Kata kunci: Kesibukan Ayah Bekerja, Pengasuhan Anak, Dampak Pengasuhan

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 18 May 2016 00:52
Last Modified: 30 Jan 2019 07:54
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/32768

Actions (login required)

View Item View Item