POTRET ORANG TUA TUNGGAL (SINGLE PARENT)

Susanti, Novi (2016) POTRET ORANG TUA TUNGGAL (SINGLE PARENT). S1 thesis, FIS.

[img] Other (TABS Digital)
TABS Novi S 08413244031.swf - Published Version

Download (993kB)

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana potret orang tua tunggal (single parent) apabila dilihat dari penyebabnya sampai dengan akibat yang muncul dari status orang tua tunggal atau single parent. Single parent menjadi hal yang sudah tidak asing lagi di tengah masyarakat kita, dan menyimpan dampak yang tidak kalah besar dibanding fenomena-fenomena yang lain seperti tawuran, korupsi, gafatar dan beberapa fenomena yang sekarang ramai menjadi headline di pemberitaan-pemberitaan media. Oleh sebab itu penulis tertarik untuk mengangkat tema mengenai potret orang tua tunggal. Dalam penulisan potret orang tua tunggal ini penulis banyak merujuk pada pendapat William J. Goode yang banyak mengemukakan mengenai proses bagaimana seseorang sampai menjadi seorang single parent. Selain itu penulis juga menggunakan beberapa teori terkait sosiologi keluarga. Dari beberapa referensi yang sudah dipelajari penulis menunjukkan bahwa orang tua tunggal terjadi dikarenakan berbagai hal seperti perceraian, kematian, ketidaksahan, dan juga adanya empty shell family. Orang tua tunggal bisa seorang laki-laki maupun seorang perempuan. Menjalani kehidupan sebagai orang tua tunggal bukanlah hal yang mudah. Banyak hal yang harus dijalani dan dilaksanakan tanpa kehadiran pasangan yang mendampingi, seperti membesarkan dan mendidik anak. Ketidaklengkapan struktur dalam keluarga akhirnya berdampak pada fungsi yang seharusnya diperankan oleh seorang anggota keluarga. Dampak yang muncul akibat status orang tua tunggal antara lain adanya peran ganda dalam keluarga, krisis percaya diri baik yang dialami anak maupun orang tua tunggal itu sendiri dan juga maraknya kenakalan remaja. Oleh karena itu orang tua harus bijaksana dalam menentukan langkah dan mencari solusi terbaik agar meminimalisir dampak yang bisa terjadi, terutama yang terkait dengan perkembangan anak. Anak merupakan aset bangsa dan keluarga yang harus dilindungi hak-haknya. Orang tua harus meluangkan waktu untuk anaknya agar kedekatan antara anak dan orang tua tetap terjaga dan anak mendapat cukup kasih sayang. Selain itu masyarakat harus membuka pikiran dan bijaksana dalam menyikapi status orang tua tunggal di sekitarnya, bukan malah membebani dengan pandangan negatif, diskriminasi disertai sikap meremehkan. Kata Kunci: Orang Tua Tunggal, Single Parent, Sebab Akibat Orang Tua Tunggal.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sosiologi Antropologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Admin Pendidikan Sosiologi FIS
Date Deposited: 18 May 2016 00:46
Last Modified: 30 Jan 2019 07:53
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/32765

Actions (login required)

View Item View Item