PERBANDINGAN METODE THORNTHWAITE-MATHER DAN METODE RASIONAL DALAM ESTIMASI LIMPASAN PERMUKAAN DI SUB DAS KUNING DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Hayuningtyas, Rizky Putri (2016) PERBANDINGAN METODE THORNTHWAITE-MATHER DAN METODE RASIONAL DALAM ESTIMASI LIMPASAN PERMUKAAN DI SUB DAS KUNING DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. S1 thesis, FIS.

[img] Other (Skripsi Digital)
Skripsi Full 11405241046.swf - Published Version

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui nilai hujan rencana berdasarkan data pos penakar hujan didalam lingkup Sub DAS Kuning DIY.2) Mengetahui nilai koefisien aliran permukaan dengan metode Rasional dan metode Thornthwaite-Mather. 3) Mengetahui seberapa jauh perbedaan antara nilai koefisien limpasan permukaan menggunakan metode Thornthwaite-Mather dan metode Rasional di Sub DAS Kuning DIY Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Analisis curah hujan dimulai dengan perhitungan hujan maksimum harian, selanjutnya nilai hujan maksimum harian dianalisis frekuensi untuk menentukan pola distribusi, pola distribusi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pola distribusi Normal, pola distibusi digunakan untuk menghitung nilai hujan rencana pada berbagai periode ulang. Nilai koefisien aliran diperoleh dari rata-rata nilai koefisien dari masing-masing penggunaan lahan. Luas DAS diperoleh dari penentuan wilayah pengaliran (catchment area) Sub DAS Kuning DIY. Intensitas curah hujan, koefisien aliran, dan luas DAS adalah masukan dalam perhitungan debit puncak menggunakan metode rasional. Metode Thornthwaite-Mather ini menghitung debit bulanan dan tahunan dihitung dengan menggunakan persamaan neraca air. Data yang diperlukan adalah data curah hujan, data temperatur udara dan sifat fisik tanah. Selisih antara Curah hujan dengan nilai Evaporasi belum terkoreksi digunakan untuk menentukan kelebihan dan kekurangan periode lembab atau basah, potensi kehilangan air dan kemampuan tanah menahan air. Run-off diperoleh dari surplus air yang besarnya diasumsikan 50% dan sisanya akan keluar menjadi run-off pada bulan berikutnya. Koefisien aliran tahunan diperoleh setelah diketahui besaran Run-off nya. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Nilai hujan rencana menurut berbagai periode ulang adalah: periode ulang 2 tahun : 60,21 mm, periode ulang 5 tahun: 76,59 mm, periode ulang 10 tahun: 83,15 mm, periode ulang 20 tahun; 101,1 mm, periode ulang 50 tahun: 122,1 mm, periode ulang 100 tahun : 136,74 mm. (2) Nilai koefisien aliran permukaan (C) dengan metode Rasional sebesar 0,3205dan nilai koefisien aliran permukaan (C) dengan metode Thornthwaite-Mather sebesar 0,29. (3) Perbedaan nilai koefisien aliran Sub DAS Kuning dengan menggunakan metode Rasional dan metode Thornthwaite-Mather adalah sebesar 0,0305. Kata Kunci: Analisis Curah Hujan, Analisis Frekuensi, Metode Rasional, Metode Thornthwaite-Mather

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Geografi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi
Depositing User: Admin Pendidikan Geografi FIS
Date Deposited: 12 May 2016 00:51
Last Modified: 15 Oct 2019 01:42
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/32593

Actions (login required)

View Item View Item