POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA PUNCAK SUROLOYO DESA GERBOSARI KECAMATAN SAMIGALUH KABUPATEN KULON PROGO

Yosenawan, Erwin (2016) POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA PUNCAK SUROLOYO DESA GERBOSARI KECAMATAN SAMIGALUH KABUPATEN KULON PROGO. S1 thesis, FIS.

[img] Other (Skripsi Digital)
Skripsi Full 10405241019.swf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kondisi fisik kawasan Puncak Suroloyo dan sekitarnya. 2) Kondisi non fisik kawasan Puncak Suroloyo dan sekitarnya. 3) Faktor pendukung dan penghambat pariwisata di kawasan Puncak Suroloyo. 4) Potensi kawasan Puncak Suroloyo untuk ekowisata. 5) Strategi pengembangan kawasan Puncak Suroloyo yang layak di masa mendatang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kelingkungan. Kondisi fisik penelitian yaitu wilayah di sekitar obyek wisata Puncak Suroloyo, sedangkan kondisi non fisik terdiri atas tanggapan penduduk Desa Gerbosari dengan sampel 93 responden menggunakan teknik purposive sampling, wisatawan dengan sampel 100 responden dengan teknik insidental sampling quota, pedagang berjumlah 12 responden dengan sampel jenuh, dan pengelola obyek wisata dengan sampel 10 responden menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu data primer meliputi data observasi, angket (kuesioner), dan wawancara, serta data sekunder meliputi data fisik daerah penelitian, peta administrasi, data monografi, data curah hujan, dan gambar-gambar yang menunjang penelitian. Teknik pengolahan data yang dilakukan yaitu pemeriksaan data (editing code), pemberian kode (coding), dan tabulasi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kondisi fisik kawasan Puncak Suroloyo dan sekitarnya; ketinggian obyek wisata 1.019 mdpl, kemiringan lereng 40-50%, tipe curah hujan B, suhu 20,08°C, tersusun atas tiga satuan batuan yaitu breksi andesit, lava andesit, dan batu gamping, merupakan zona plato selatan yang terkikis hebat dengan lereng-lereng erosi, mata air banyak ditemukan di tekuk-tekuk lereng, penggunaan lahan umumnya untuk tegalan/ladang, aksesbilitas cukup sulit dimana jalan naik-turun dan berkelok-kelok, terdapat sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan pariwisata (fasilitas wisata, pendidikan, kesehatan, dan prasarana air bersih). 2) Kondisi non fisik; Penduduk; obyek wisata menambah pendapatan responden (9,00%). Wisatawan; responden berumur 20-24 tahun (43,00%), responden berasal dari luar Provinsi DIY (47,00%), tingkat pendidikan Perguruan Tinggi (43,00%), responden memperoleh informasi dari teman (61,00%), lama kunjungan antara 1 – 3 jam, sarana dan prasarana kurang lengkap (71,00%), layanan informasi kurang lengkap (57,00%), responden menyatakan puas selama berwisata (62,00%). Pedagang; pendapatan per bulan Rp. 100.000,00 – Rp. 500.000,00. Pengelola; tingkat pendidikan responden SMP/SLTP (70%). 3) Faktor pendukung; panorama alam masih alami, kuantitas SDM tinggi, keragaman atraksi budaya, peluang kerjasama dengan Dinas terkait. Faktor penghambat; kurangnya SDM profesional di bidang kepariwisataan, keterbatasan dana. 4) Potensi ekowisata: keindahan alam masih alami, adanya wisata edukasi, adanya atraksi budaya lokal, adanya peninggalan sejarah, keterlibatan masyarakat sekitar tinggi. 5) Strategi pengembangan obyek wisata: memanfaatkan peluang kerjasama dari pemerintah untuk mengelola sumber daya yang ada, meningkatkan kualitas SDM, memperbaiki maupun membangun sarana dan prasarana yang belum memadai, dan menggencarkan promosi. Kata kunci: Puncak Suroloyo, ekowisata, strategi pengembangan

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Geografi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial, Hukum dan Ilmu Politik (FISHIPOL) > Pendidikan Geografi
Depositing User: Admin Pendidikan Geografi FIS
Date Deposited: 04 May 2016 00:29
Last Modified: 30 Jan 2019 07:45
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/32331

Actions (login required)

View Item View Item