REGISTER DALAM PEMENTASAN REYOG PONOROGO OLEH GRUP KRIDHA TARUNA

Harto, Tri Aji Budi (2013) REGISTER DALAM PEMENTASAN REYOG PONOROGO OLEH GRUP KRIDHA TARUNA. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Tri Aji Budi Harto 08205241037.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk register dalam pementasan kesenian Reyog Ponorogo oleh grup Kridha Taruna dan mendeskripsikan fungsi register tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu tuturan di dalam rekaman pementasan Reyog Ponorogo oleh grup Kridha Taruna pada acara Festival Reyog Nasional (FRN) XVII tahun 2010. Objek penelitian adalah tuturan yang mengandung bentuk register dan fungsi register dalam rekaman tersebut. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak bebas libat cakap (SLBC) dan teknik catat sebagai teknik lanjutan. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kartu data. Validitas instrumen menggunakan validitas konstruk. Data penelitian berupa data lisan. Data-data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat empat bentuk register dalam pementasan Reyog Ponorogo oleh grup Kridha Taruna yaitu: (1) register bentuk lagon, (2) register bentuk pocapan, (3) register bentuk ginem, dan (4) register bentuk senggakan. Register bentuk lagon terdiri dari register: (a) bentuk lagon carita, (b) bentuk lagon sendhu, dan (c) bentuk lagon dolanan. Register bentuk senggakan terdiri dari senggakan wirama dan senggakan rucah/ cawuh. Adapun bentuk–bentuk register tersebut masing-masing memiliki fungsi sebagai berikut: (a) register bentuk lagon carita memiliki fungsi ilustratif dan representasional; (b) register bentuk lagon sendhu memiliki fungsi emotif; (c) register bentuk lagon dolanan memiliki fungsi humor dan direktif; (d) register bentuk pocapan memiliki fungsi representasional; (e) register bentuk ginem memiliki fungsi direktif, emotif, dan interaksional; (f) register bentuk senggakan wirama memiliki fungsi ilustratif; (g) register bentuk senggakan rucah/ cawuh memiliki fungsi ilustratif.

Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: register, bentuk, fungsi, dan Reyog Ponorogo
Subjects: Bahasa dan Sastra > Bahasa dan Sastra Jawa
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa Jawa
Depositing User: Admin Pendidikan Bahasa Jawa FBS
Date Deposited: 20 Apr 2016 00:52
Last Modified: 30 Jan 2019 07:23
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/31393

Actions (login required)

View Item View Item