Peranan Pasukan Kancil Merah dalam Perang Kemerdekaan Indonesia II di Cirebon 1948-1949

Meiliadin, Riean (2016) Peranan Pasukan Kancil Merah dalam Perang Kemerdekaan Indonesia II di Cirebon 1948-1949. S1 thesis, Fakultas Ilmu Sosial.

[img] Slideshow
Skripsi (09407141029).swf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peristiwa sejarah lokal yang pernah terjadi di Cirebon terutama pada masa Perang Kemerdekaan Indonesia II. Perang Kemerdekaan Indonesia II melibatkan semua komponen yang ada termasuk Pasukan Kancil Merah.Begitu penting peran dari Pasukan Kancil Merah, maka kehadirannya perlu diangkat.Penulis ingin mengungkapkan peristiwa-peristiwa yang terjadi di tingkat lokal khususnya menyoroti berbagai aksi yang dilakukan oleh Pasukan Kancil Merah yang ada di daerah Jawa Barat pada masa Perang Kemerdekaan Indoneisa II, khususnya di Cirebon dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan: 1) Keadaan umum Cirebon pasca proklamasi hingga terbentuknya Pasukan Kancil Merah; 2) Proses terbentuknya Pasukan kancil Merah; 3) Perjuangan Pasukan Kancil Merah dalam mempertahankan kemerdekaan di Cirebon 1948-1949. Penulisan skripsi ini menggunakan metode sejarah kritis meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Adapun tahapannya adalah; Pertama,heuristik, menghimpun jejak-jejak masa lampau yang dikenal dengan data sejarah. Kedua, kritik sumber, yaitu kegiatan meneliti sumber-sumber sejarah baik secara eksternal maupun internal.Ketiga, interpretasi, yaitu langkah menetapkan makna yang saling berhubungan dari fakta-fakta sejarah yang diperoleh setelah diterapkannya kritik intern dan ekstern dari data-data yang berhasil dikumpulkan.Keempat, historiografi, yaitu penyampaian sintesis yang diperoleh dalam bentuk karya sejarah. Dari kajian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terbentuknya Pasukan Kancil Merah dilatarbelakangi Keadaan sosial masyarakat Cirebon setelah proklamasi kemerdekaan RI tidak jauh berbeda dengan keadaan sosial pada saat masih dijajah oleh Jepang.Setelah Persetujuan Renville ditandatangani, untuk sementara pasukan Divisi Siliwangi yang berada di Cirebon mengubah nama mereka menjadi Pasukan Kancil Merah.Pasukan Kancil Merah adalah nama samaran Pasukan Siliwangi yang berkedudukan di wilayah Cirebon dengan komandannya yang bernama Letnan Abdoel Kadir yang masuk dalam Pasukan Divisi Siliwangi.Abdoel Kadir dan teman-temannya yang tergabung dalam Pasukan Kancil Merah berkeinginan untuk mempertahankan Cirebon agar tidak jatuh kembali ke tangan Belanda. Kata Kunci: Pasukan Kancil Merah, Perang Kemerdekaan Indonesia II, Cirebon

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Ilmu Sosial > Sejarah
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Admin Pendidikan Sejarah FIS
Date Deposited: 28 Jan 2016 07:42
Last Modified: 30 Jan 2019 06:09
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/29371

Actions (login required)

View Item View Item