EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM CERDAS ISTIMEWA (CI) AKSELERASI DI SMA NEGERI 5 YOGYAKARTA

Warni Kartika, Dewi (2015) EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM CERDAS ISTIMEWA (CI) AKSELERASI DI SMA NEGERI 5 YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Negeri Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Warni Kartika Dewi_11101241005.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Program Cerdas Istimewa (CI) akselerasi merupakan suatu layanan pendidikan dalam bentuk program khusus yang ada di SMA Negeri 5 Yogyakarta untuk mewadahi siswa yang memiliki kecerdasan dan bakat luar biasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program CI akselerasi yang meliputi empat komponen, yaitu: (1) Komponen konteks (context); (2) Komponen masukan (input); (3) Komponen proses (process); dan (4) Komponen hasil (product). Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Informan penelitian ini adalah kepala sekolah, koordinator program, guru dan siswa program CI (akselerasi). Lokasi penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 5 Yogyakarta. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian evaluasi pelaksanaan program CI akselerasi di SMA Negeri 5 Yogyakarta menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan program CI akselerasi; (a) komponen konteks (context): latar belakang penyelenggaraan program sudah mengacu pada kurikulum KTSP tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Tujuan program yang akan dicapai belum didukung oleh sumber daya yang memadai. Sehingga pencapaian tujuan program yang diharapkan belum cukup efektif, (b) komponen masukan (input): identifikasi siswa, kriteria guru, kurikulum, pembiayaan, sarana prasarana dan BK. Identifikasi siswa dan pembiayaan program sudah dilaksanakan dengan baik. Untuk tenaga pendidik (guru) masih ada yang belum memenuhi kualifikasi dan kriteria guru yang mengajar di kelas CI, kurikulum program kurang tepat jika diterapkan pada siswa CI, sarana prasarana belum cukup menunjang kegiatan program CI, bimbingan konseling belum mampu menangani siswa CI secara khusus, (c) komponen proses (process): kegiatan pembelajaran, peran guru dan supervisi dilaksanakan dengan cukup baik. Sedangkan kegiatan evaluasi belum dilaksanakan secara sistematis, (d) komponen hasil (product): hasil UN dan serapan masuk PTN sudah cukup memuaskan, sedangkan kualitas lulusan mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya; (2) permasalahan pelaksanaan program CI Akselerasi: sifat kedewasaan siswa lebih rendah dibanding dengan siswa reguler, kurangnya proses sosialisasi siswa di sekolah terutama dengan teman sebayanya, aspek psikologi siswa yang berbeda dengan siswa reguler, dan sifat individual siswa tinggi.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan > Administrasi Pendidikan
Depositing User: Admin Administrasi Pendidikan FIP
Date Deposited: 04 Jan 2016 03:46
Last Modified: 30 Jan 2019 05:53
URI: http://eprints.uny.ac.id/id/eprint/29003

Actions (login required)

View Item View Item